Djokovic singkirkan Federer di semifinal Paris Masters

Jakarta (ANTARA News) – Novak Djokovic menghancurkan ambisi Roger Federer untuk memenangi gelar ke-100 sepanjang kariernya, ketika ia mencatatkan kemenangan 7-6(6), 5-7, 7-6(3) dalam semifinal Paris Masters yang memperpanjang laju tidak terkalahkannya menjadi 22 pertandingan pada Minggu dini hari WIB.

Seperti dilansir laman resmi turnamen, dalam pertemuan ke-47 antara kedua petenis papan atas ini, Djokovic tampil gigih ketika ia meraih kemenangan beruntun keempat atas Federer melalui tiebreak setelah bertarung selama tiga jam.

Kemenangan ini memberi peluang kepada petenis Serbia tersebut untuk menandai kembalinya ia ke peringkat satu dunia pada Senin dengan memenangi gelar kelimanya di Paris pada final melawan petenis Rusia Karen Khachanov pada Minggu, yang pada laga sebelumnya menang 6-4, 6-1 atas Dominic Thiem.

Djokovic terlihat bangga sekaligus lega setelah berhasil mengatasi permainan Federer, yang tampil mendekati kemampuan terbaiknya.

Sbobet Bahkan meski servenya tidak dapat sekali pun dipatahkan, itu masih tidak cukup bagi petenis Swiss 37 tahun tersebut, yang rasa gugupnya membuat ia gagal dalam tiebreak terakhir yang berlangsung anti klimaks, di mana ia melakukan double fault dan melakukan dua kesalahan groundstroke yang tidak perlu.

Federer mengincar rekor untuk menjadi petenis putra kedua setelah Jimmy Connors, yang mampu memenangi 100 gelar tur profesional, menyusul kemenangan ke-99nya di Basel, namun kali ini perjuangannya harus terhenti.

Juara Grand Slam sebanyak 20 kali itu kalah pada set pertama meski menggenggam set point pada tiebreak, dan Djokovic berada dalam kesulitan dalam set terakhir ketika petenis Serbia itu menerima “code violation” pada kedudukan 4-4 setelah melempar raketnya akibat kesal setelah sang petenis Swiss menyelamatkan dua break point.

Namun Federer harus melihat daya tahannya terhenti ketika Djokovic memperbesar keunggulannya atas petenis Swiss itu menjadi 25-22 setelah duel tiga set terpanjang mereka.

Ini merupakan pertama kalinya dalam 12 tahun di mana Djokovic memenangi empat pertandingan secara beruntun atas Federer, menyamai laju yang diukir petenis Swiss itu pada fase awal rivalitas mereka.

Dalam pertandingan yang dimainkan lebih awal, Khachanov memperlihatkan mengapa ia menjadi salah satu talenta muda yang bersinar berkat kemenangannya atas Thiem.

Petenis 22 tahun asal Rusia itu, yang telah memenangi dua gelar indoor tahun ini, semakin dekat dengan gelar terbesar sepanjang kariernya, menghancurkan petenis Austria yang sekaligus rekan berlatihnya itu dalam pertarungan berat sebelah selama 70 menit.

Ia menaklukkan petenis sepuluh besar dunia untuk ketiga kalinya dalam beberapa hari terakhir, setelah sebelumnya menaklukkan Alexander Zverev di perempat final dan mengatasi serve keras John Isner di 16 besar.

Thiem, petenis peringkat delapan dunia yang pada Jumat telah mengamankan tiketnya ke ATP Finals, tidak mampu berbuat banyak untuk mengatasi kedalaman dan kuatnya pukulan Khachanov.

Baca juga: Djokovic singkirkan Coric untuk memenangi gelar Shanghai keempat kali

Baca juga: Djokovic: mendaki gunung hidupkan lagi keberuntungan saya

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Stephens dan Svitolina akan berhadapan di puncak WTA Finals

Jakarta (ANTARA News) – Sloane Stephens dan Elina Svitolina mencatatkan kemenangan melalui pertarungan tiga set pada Sabtu untuk berhadapan di pertandingan puncak WTA Finals.

Stephens kalah pada delapan gim pertama di semifinalnya melawan Karolina Pliskova, sebelum petenis AS itu membalikkan situasi pada set kedua untuk mencatatkan kemenangan 0-6, 6-4, 6-1 atas petenis Ceko itu, seperti dilansir dari laman resmi WTA.

“Saya sedikit gugup dan tidak merasakan bola dengan baik, dan ia benar-benar mengungguli saya pada awalnya,” kata Stephens seperti dikutip dari Reuters.

“Saya hanya berusaha bertahan, mengembalikan sebanyak mungkin bola semampu saya dan saya benar-benar bangga terhadap perjuangan saya hari ini.”

Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, petenis Ukraina Svitolina tampil gemilang saat bertahan untuk mengatasi kekuatan Kiki Bertens dengan kemenangan 7-6, 6-7(5), 6-4 atas petenis Belanda itu pada pertarungan sengit di Singapura.

Hanya sedikit orang yang dapat memprediksi apa yang akan terjadi ketika Svitolina memulai pertandingan, di mana ia dengan agresifitasnya begitu dominan atas Stephens, ketika petenis Ceko itu memenangi set pertama dalam waktu 31 menit.

Pliskova juga tampil tanpa kenal lelah pada awal set kedua, kembali mematahkan serve lawannya untuk memenangi gim kedelapan secara beruntun sebelum Stephens akhirnya mendapatkan poin, berteriak selayaknya ia memenangi pertandingan saat mampu balas mematahkan serve lawannya.

Bertekad kuat untuk terhindar dari dipermalukan habis-habisan, Stephens memperbaiki penampilannya dan memenangi lima dari tujuh gim berikutnya untuk mengejar ketertinggalan ketika Pliskova kesulitan mempertahankan kecepatan.

Set terakhir dimulai dengan pertarungan di baseline, di mana kedua petenis mampu bertahan dengan baik, sampai Stephens memperlihatkan penampilan mengesankan yang membuatnya memenangi gelar AS Terbuka 2017.

Membungkam para pembenci

Svitolina tiba di Singapura dengan tekad “membungkam para pembenci,” yang menurutnya beranggapan bahwa ia tidak layak berada di turnamen ini, dan petenis Ukraina itu tampil brilian untuk memenangi ketiga pertandingan grup dan semifinal.

“Pada akhirnya, ini hanya mengenai berlari dan mengejar semua bola… Levelnya sangat berat, kami berdua bermain baik, saya gembira dapat menyelesaikannya,” tutur Svitolina.

Svitolina memulai pertandingan dengan lebih baik sbobet indonesia, mengejar setiap bola untuk dapat mematahkan serve lawannya namun Bertens yang agresif dapat balas mematahkan serve ketika ia mulai menemukan jangkauan forehandnya dengan bola-bola topspin.

Svitolina seperti hanya menjadi penonton saat lawannya bangkit, namun ia mengandalkan permainan pasifnya dan berkonsenstrasi di kedalaman pada kebalikan arah pukulan lawan, mengambil keuntungan dari kelengahan mental Bertens untuk memenangi set pembukaan ketika sang lawan melakukan double fault.

Masukan dari pelatih Raemon Sluiter terlihat telah membantu Bertens memaksimalkan unforced errornya, namun petenis peringkat sembilan dunia itu tidak mampu berbuat banyak pada set kedua, gagal mengonversi empat peluang untuk menyamakan kedudukan.

Svitolina berusaha menjaga bola tetap bergulir dan melakuan reli dari tertinggal 3-5 untuk membuat laga ini harus ditentukan dengan tiebreak, di mana petenis Belanda yang menjadi lawannya tertepikan setelah menemukan kembali ketajamannya.

Petenis Ukraina itu mendapatkan tiga break beruntun pada awal set ketiga untuk memimpin dan memaksimalkan peluangnya untuk menyelesaikan pertandingan, memastikan kemenangan pada gim ke-10.

Stephens unggul 2-1 atas Svitolina dalam catatan head to head mereka, petenis AS itu mencatatkan kemenangan straight set atas sang petenis Ukraina pada pertemuan terakhir di Piala Rogers pada Agustus.

Petenis Ukraina Elina Svitolina memukul bola pada pertandingan WTA Finals melawan Karolina Pliskova yang dimainkan pada Selasa (23/10/2018) malam WIB, (twitter.com/WTA)

Serena Williams konfirmasi akan kembali tampil di Australia Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Serena Williams akan meneruskan perjuangannya untuk meraih 24 gelar Grand Slam di Australia Terbuka pada Januari tahun depan, setelah panitia penyelenggara pada Rabu mengonfirmasi partisipasinya di turnamen yang ia menangi untuk ketujuh kalinya di penampilan terakhirnya pada 2017, demikian dilansir laman resmi WTA.

Petenis AS 37 tahun itu meraih kemenangan atas kakak kandungnya, Venus, di final dua tahun silam saat sedang menjalani kehamilan untuk pekan kedelapan di mana putrinya Alexis Olympia, lahir pada September.

Williams mencapai final Wimbledon dan AS Terbuka setelah ia kembali bermain pada tahun lalu namun kalah di kedua laga puncak itu, membuat ia masih terpaut satu gelar dari rekor koleksi gelar tunggal milik petenis Australia Margaret Court.

Penampilannya di final untuk terakhir kalinya adalah pada final di Flushing Meadows, di mana kekalahannya dari Naomi Osaka dibayang-bayangi pertikaiannya dengan wasit Carlos Ramos.

Williams dijadwalkan untuk tampil pada turnamen eksebisi di Abu Dhabi pada pekan terakhir tahun ini, sebelum menuju Australia untuk melakukan pemanasan terhadap upayanya meraih gelar di Piala Hopman di Perth.

Juga di antara 102 petenis putri dan 101 petenis putra yang telah mengonfirmasi keikutsertaannya pada Grand Slam pertama 2019 adalah runner up lima kali Andy Murray, yang absen pada tiga dari empat turnamen utama tahun lalu karena cedera pinggang.

Petenis Skotlandia berusia 31 tahun itu memasuki turnamen dengan peringkat keduanya yang terlindungi setelah tergelincir turun ke peringkat ke-259 dunia setelah menjalani operasi pada cedera sendinya.

Juara bertahan Roger Federer akan bertekad meraih mahkota utama putra untuk ketujuh kalinya pada 14-27 Januari, sedangkan Caroline Wozniacki akan menandai upaya perdananya mempertahankan gelar Grand Slam di Melbourne Park.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Diaspora Indonesia gelar turnamen tenis di Oman

London (ANTARA News) – Indonesian Diaspora Network Chapter Oman (IDN Oman) mengelar turnamen tenis persahabatan bagi warga Indonesia di negara anggota Gulf Cooperation Council (Dewan Kerja Sama Negara-negara Arab di Kawasan Teluk) yang diadakan di Muscat, Oman, dengan nama Indonesian GCC Tennis Friendship 2018., pada akhir pekan.

Pensosbud KBRI Oman R. M Virgino Rikaryanto kepada Antara London, Minggu mengatakan pada upacara pembukaan di Stadion Sultan Qaboos, Muscat, Ketua Panitia Yuda Rosapari menyampaikan meskipun turnamen ini dipersiapkan dalam waktu yang cukup singkat, hanya kurang dari 1 bulan. Namun animo peserta sangat tinggi dengan kehadiran 40 pemain dari lima negara Teluk, yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait dan Oman sebagai tuan rumah.

Selain di Lapangan Tenis Stadion Sultan Qaboos, kejuaraan juga digelar di Lapangan Tenis Petroleum Development Oman (PDO) Ras Al Hamra Club, Qurum. Turnamen yang penuh persahabatan dan persaudaraan ini juga menjadi ajang reuni bagi peserta karena banyak dari mereka dulunya merupakan rekan sekantor atau alumni dari perguruan tinggi yang sama.

Terpilihnya Oman sebagai tuan rumah tidak lepas dari banyak faktor, antara lain alamnya yang indah dan alami, mudahnya akses masuk dari negara-negara Teluk lain, khususnya dari UEA yang dapat dilalui dengan jalur darat, serta hubungan yang baik secara politis dengan negara tetangganya. Oman juga memberikan kemudahan dalam proses aplikasi visa bagi pemegang paspor Indonesia.

Piala bergilir edisi pertama berhasil direbut delegasi dari UEA setelah mengalahkan tim Qatar pada babak final yang berlangsung Sabtu (8/12) di Stadion Sultan Qaboos. Peringkat ketiga diraih tim tuan rumah Oman, disusul Arab Saudi dan Kuwait.

Selepas bercucur keringat di lapangan, para peserta berkumpul di Wisma Duta Besar RI untuk menghadiri upacara penutupan bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Oman, Musthofa Taufik Abdul Latif, dan Ketua IDN Oman, Haposan Situmorang.

Kepada panitia dan peserta, Musthofa menyampaikan harapan agar pada tahun mendatang, peserta pertandingan akan lengkap dengan bergabungnya diaspora Indonesia dari Bahrain yang tahun ini belum dapat ikut serta.

Dubes Musthofa mengharapkan dengan mengikutsertakan cabang-cabang olah raga lainnya yang juga banyak diminati, seperti bowling, futsal ataupun golf. Bahkan dimasa datang, jaringan yang sudah terbentuk ini perlu terus dikembangkan ke bidang lain, seperti ekonomi dan kebudayaan.

Sementara itu, Haposan Situmorang mengapresiasi kerja panitia turnamen yang sukses menggelar acara ini dalam waktu yang relatif singkat dan melibatkan semua elemen masyarakat Indonesia di Oman, mulai dari para pengurus IDN Oman, komunitas tenis Indonesia di Oman, ibu-ibu yang mempersiapkan dukungan logistik, serta Medco LLC selaku sponsor utama.

Menurut Haposan, kegiatan ini tidak hanya mendekatkan para diaspora di antara negara-negara GCC tetapi juga meningkatkan ikatan kekerabatan di kalangan diaspora Indonesia di Oman.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Serena Williams konfirmasi kembali tampil di Australia Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Serena Williams akan meneruskan perjuangannya untuk meraih 24 gelar Grand Slam di Australia Terbuka pada Januari tahun depan, setelah panitia penyelenggara pada Rabu mengonfirmasi partisipasinya di turnamen yang ia menangi untuk ketujuh kalinya di penampilan terakhirnya pada 2017, demikian dilansir laman resmi WTA.

Petenis AS 37 tahun itu meraih kemenangan atas kakak kandungnya, Venus, di final dua tahun silam saat sedang menjalani kehamilan untuk pekan kedelapan di mana putrinya Alexis Olympia, lahir pada September.

Williams mencapai final Wimbledon dan AS Terbuka setelah ia kembali bermain pada tahun lalu namun kalah di kedua laga puncak itu, membuat ia masih terpaut satu gelar dari rekor koleksi gelar tunggal milik petenis Australia Margaret Court.

Penampilannya di final untuk terakhir kalinya adalah pada final di Flushing Meadows, di mana kekalahannya dari Naomi Osaka dibayang-bayangi pertikaiannya dengan wasit Carlos Ramos.

Williams dijadwalkan untuk tampil pada turnamen eksebisi di Abu Dhabi pada pekan terakhir tahun ini, sebelum menuju Australia untuk melakukan pemanasan terhadap upayanya meraih gelar di Piala Hopman di Perth.

Juga di antara 102 petenis putri dan 101 petenis putra yang telah mengonfirmasi keikut sertaannya pada Grand Slam pertama 2019 adalah runner up lima kali Andy Murray, yang absen pada tiga dari empat turnamen utama tahun lalu karena cedera pinggang.

Petenis Skotlandia berusia 31 tahun itu memasuki turnamen dengan peringkat keduanya yang terlindungi setelah tergelincir turun ke peringkat ke-259 dunia setelah menjalani operasi pada cedera sendinya.

Juara bertahan Roger Federer akan bertekad meraih mahkota utama putra untuk ketujuh kalinya pada 14-27 Januari, sedangkan Caroline Wozniacki akan menandai upaya perdananya mempertahankan gelar Grand Slam di Melbourne Park.

Baca juga: Serena Williams konfirmasi akan kembali tampil di Australia Terbuka

Baca juga: Serena berselisih di final AS Terbuka, Osaka tidak merasa terganggu

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Djokovic tundukkan Zverev di ATP Finals

Jakarta (ANTARA News) – Petenis Serbia, Novak Djokovic, mencatatkan kemenangan ke-834 dalam ATP Tour sepanjang kariernya dengan mengalahkan petenis Jerman Alexander Zverev 6-4, 6-1 dalam pertandingan ATP Finals di O2 Arena, London, Inggris, Rabu setempat.

Hasil itu menempatkan Djokovic di puncak klasemen grup Guga Kuerten, setelah ia mengantongi dua kemenangan, demikian laman resmi turnamen.

Ia akan melaju ke empat besar pada turnamen penutup musim untuk kedelapan kalinya jika petenis AS John Isner menaklukkan Marin Cilic pada pertandingan yang berlangsung kemudian. Unggulan teratas itu juga akan mencapai semifinal jika Cilic menaklukkan Isner dalam tiga set.

Zverev sempat memberikan sedikit perlawanan di set pembuka, namun Djokovic tampil dominan sepanjang laga.

Djokovic, yang bakal menutup tahun sebagai petenis peringkat satu dunia untuk kelima kalinya, hanya melepaskan tiga pukulan winner pada set pembukaan namun mengandalkan permainan middle game untuk memenangi set pertama.

Zverev kemudian hancur berkeping-keping, kalah pada lima gim terakhirnya pada laga-laga yang berlangsung berat sebelah, sebuah pola yang berlangsung di O2 Arena tahun ini, di mana tujuh pertandingan pembukaan seluruhnya habis dalam dua set saja.

Djokovic memenangi 33 dari 35 pertandingan terakhirnya, dan terlihat tidak dapat dihentikan ketika ia mengincar gelar ATP Finals keenamnya.

Baca juga: Nadal mundur dari ATP finals, Djokovic bertengger di puncak peringkat akhir tahun

Zverev, yang mencatatkan 55 kemenangan dalam ATP Tour tahun ini, bersaing ketat dengan Djokovic dari baseline dan terlihat memiliki kekuatan di baseline untuk membuat cemas sang lawan, melepaskan 15 pukulan winner pada set pembukaan.

Djokovic melepaskan pukulan forehand yang mengenai net saat melakukan servis pada kedudukan 4-4, 30-30, memberikan break point kepada Zverev yang tidak dapat dikonversinya.

Djokovic kemudian melakukan double fault untuk memberi peluang lain bagi Zverev untuk memenangi set, namun kali ini sang petenis Jerman melepaskan pukulan lob melebar setelah sang petenis Serbia mendekati net.

Situasi tak membaik bagi Zverev di gim berikutnya, dan hal itu terbukti ketika ia melakukan double fault untuk kalah di set tersebut.

Penampilan Zverev terlihat merosot dan meski sempat menggenggam sevis pada kedudukan 1-1, ia tidak mampu memberikan perlawanan lagi ketika Djokovic memenangi lima gim beruntun.

Kendati demikian, perjalanan Zverev belum sepenuhnya berakhir, ia yang sudah mengantongi satu kemenangan atas Ciric bakal menjaga peluangnya untuk pertama kalinya melaju ke semifinal jika berhasil mengalahkan Isner pada Jumat (16/11).

Baca juga: Djokovic tundukkan Isner di ATP finals

Baca juga: Taklukkan Thiem, harapan Federer di ATP Finals masih terbuka

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Ditinggal sahabat, Isner sulit fokus bertanding

 Jakarta,  (ANTARA News) – Petenis AS John Isner mengakui bahwa sangat sulit baginya untuk berkonsentrasi pada pertandingan kedua putaran Final ATP menghadapi Marin Cilic setelah mengetahui sahabatnya dan sekaligus mantan pelatih fisiknya, Kyle Morgan, meninggal dunia.

Seperti dikutip Reuters, Kamis, Morgan, mantan pemain sepak bola klub Universitas Florida berusia 35 tahun itu ditemukan meninggal Senin lalu setelah sebelumnya dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.

Tidak ada penjelasan lebih jauh, baik dari pihak keluarga maupun pihak lain mengenai penyebab kematian Morgan.

 “Saya baru mengetahui dua hari lalu setelah saya kalah dari Novak Djokovic,” kata Isner setelah kekalahan 7-6 (2), 3-6,, 4-6 dari Djokovic, sekaligus kekalahan kedua dalam debutnya di turnamen akhir tahun itu.

“Sangat, sangat sulit bagi saya untuk bermain,” katanya menambahkan.

“Ketika tamat kuliah, saya bekerja sama secara ekslusif dengan Kyle, mungkin selama tujuh tahun. Empat sampai lima kali seminggu selama tujuh tahun. Kami juga tinggal bersama,” katanya.

“Tentu saja kami sangat dekat. Tidaknya menyedihkan buat saya, tapi juga bagi banyak orang. Ia adalah pria yang menyenangkan,” kata Isner.

 Sebelumnya, petenis peringkat sepuluh dunia itu menulis sebuah pesan di akun Instagram, disertai foto mereka berdua.

“Sulit untuk menjelaskan bagaimana saya menyayangi kamu bagaimana kamu telah membuat saya seperti sekarang. Hati saya dan semua yang mengenalmu benar-benar sedih,” tulis Isner.

“Meski banyak perbedaan, kami tidak terpisahkan. Kamu adalah pelatih fisik dengan pengetahuan sangat luas dan selama bertahun-tahun kita habiskan di gym agar saya bersaing di tingkat paling tinggi,” katanya.

“Kyle Steve Morgan, saya menyayangimu, Bro. Kamu telah pergi dan tidak akan pernah dilupakan,” katanya menambahkan.

 Isner pada pertandingan berikutnya akan menghadapi petenis Jerman Alexander Zverev di 02 Arena, tapi sudah tidak punya harapan untuk lolos ke babak semifinal.

Baca juga: Isner raih gelar kelimanya di Atlanta

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Zverev taklukkan Federer di semifinal ATP Finals

Jakarta (ANTARA News) – Alexander Zverev mencatatkan salah satu kemenangan paling signifikan sepanjang kariernya ketika ia menaklukkan Roger Federer untuk mencapai laga puncak ATP Finals, namun ia mendapat cemooh dari para penonton yang berada di O2 Arena pada Minggu dini hari WIB.

Seperti dilansir laman resmi kompetisi, petenis Jerman 21 tahun itu tampil gemilang dan meraih kemenangan 7-6, 7-6 atas juara enam kali tersebut di semifinal.

Namun, bukannya dapat merayakan kesuksesan untuk menjadi petenis Jerman pertama sejak Boris Becker pada 1996 yang mencapai final turnamen yang levelnya tidak begitu jauh dari Grand Slam, ia diolok-olok para penonton saat memberi pidato setelah pertandingan.

Dengan kondisi Zverev melakukan serve kedudukan 3-4 pada tiebreak set kedua, Federer bertahan di baseline saat melakukan reli ketika lawannya meneriakkan “tahan” dan menghentikan poin setelah salah seorang ballboy menjatuhkan bola di salah satu sudut lapangan.

Petenis Swiss itu terlihat terkejut, namun setelah wasit asal Brazil Carlos Bernardes melakukan pemeriksaan terhadap ballboy, poin itu dimainkan ulang.

Para penonton yang sebagian besar merupakan penggemar Federer jengkel, namun Zverev berupaya menenangkan diri dan melepaskan pukulan ace keras untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4.
 
Federer kemudian gagal saat berupaya melakukan pukulan voli dalam kedudukan 4-5, dan dua poin kemudian Zverev mengunci kemenangan ketika ia melepaskan pukulan voli backhand.

Sayangnya, bukannya menikmati kesuksesan karena menaklukkan juara Grand Slam sebanyak 20 kali itu di salah satu arena favoritnya, sang petenis muda justru harus meminta maaf untuk situasi yang bukan disebabkan kesalahannya.

“Saya ingin meminta maaf untuk situasi pada tiebreak,” kata Zverev di lapangan. “Ball boy menjatuhkan bola dan menurut peraturan kami harus memainkan ulang poin.”

“Saya meminta maaf kepada Roger di net dan ia berkata, “Tidak apa-apa, itu ada dalam peraturan.”

Cemooh kembali ramai, memaksa pewawancara di lapangan Annabel Croft untuk menyuarakan pendapatnya.

“Saya tidak yakin mengapa Anda mencemooh, ia mengatakan kebenaran,” ucapnya kepada para penonton “Ball boy bergerak melintasi lapangan dan menginterupsi permainan. Menurut saya Anda perlu sedikit lebih menghormati, itu adalah peraturan.”

Duel seru

Klimaks yang kaos di laga ini membayang-bayangi apa yang menjadi duel seru di mana Federer mengupayakan tipu dayanya melawan kekuatan Zverev dari baseline.

Setelah 11 gim tanpa break point, Federerlah yang mendapatkan break point pertama.

Zverev melepaskan pukulan forehand melengkung melewati garis untuk membuat kedudukan menjadi 0-30 saat Federer melakukan serve, dan kemudian mendapatkan dua poin dan memenangi set ketika pukulan forehand sang unggulan kedua tidak maksimal.

Federer tidak mau menyerah tanpa memberikan perlawanan ketat dan pukulan backhand membuat ia mendapatkan break pada awal set kedua, namun Zverev dapat mengembalikannya.

Yel-yel “Ayo Roger, Ayo Roger” menggema di seantero arena, ketika tiebreak set kedua dimulai namun Zverev mampu mempertahankan ketenangannya untuk memenangi pertandingan.

Baca juga: Taklukkan Thiem, harapan Federer di ATP Finals masih terbuka

Baca juga: Djokovic tundukkan Zverev di ATP Finals
 

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Becker puji Zverev sebagai generasi baru terbaik

Jakarta (ANTARA News) – Legenda tenis Jerman Boris Becker, memuji Alexander Zverev yang juga dari Jerman, sebagai yang terbaik dari generasi baru petenis putra setelah kemenangannya di ATP Finals untuk pertama kalinya setelah secara beruntun mengalahkan Roger Federer dan Novak Djokovic.

Setelah mengatasi Federer, juara 20 kali Grand Slam di semifinal, Sabtu, petenis berusia 21 tahun itu kemudian mengalahkan petenis nomor satu dunia Djokovic dengan dua set langsung 6-4, 6-3 di final dan sekaligus meraih prestasi terbaik sepanjang karirnya sejauh ini.

Dengan kemenangan itu, Zverev yang juga telah memenangi gelar di Washington, Madrid, dan Munich musim ini, akan menempati peringkat empat besar dunia untuk tahun kedua berturut-turut.

“Selama bertahun-tahun kami telah mengatakan bahwa tenis membutuhkan wajah baru dan pemain baru yang kuat – dan dia membuktikan dia adalah yang terbaik dari generasi berikutnya,” kata Becker, yang terakhir yang memenangkan ATP Finals pada 1995.

“Mengalahkan Novak Djokovic di final adalah kemenangan besar bagi Sascha (Zverev). Itu adalah pertandingan besar yang kami semua nantikan darinya,” kata Becker seperti dikutip BBC.

“Ya … dia mengalahkan Djokovic dan Federer sebelumnya, tetapi untuk mengalahkan mereka secara beruntun di salah satu turnamen terbesar di dunia itu telah membuktikan bahwa ia menjadi pemain hebat berkutnya,” kata kata Becker.

Becker, pemenang Grand Slam enam kali, mengatakan Zverev memiliki potensi untuk menjadi “superstar baru” tenis dunia dan mendukung rekan senegaranya untuk memenuhi janjinya di bawah pelatih Ivan Lendl.

Lendl, delapan kali juara turnamen Grand Slam sudah telah bekerja sama dengan Zverev sejak Agustus lalu.

“Saya senang dia sekarang memiliki Lendl sebagai pelatih karena Ivan dapat menceritakan kepadanya kisah yang sama yang dapat saya sampaikan kepadanya dan membawa pemahaman tentang permainan itu kepada timnya,” kata Becker yang sekarang berusia 50 tahun.

Baca juga: Zverev taklukkan Djokovic untuk menjuarai ATP Finals
 

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Zverev taklukkan Djokovic untuk menjuarai ATP Finals

Jakarta (ANTARA News) – 24 jam setelah dicemooh karena menaklukkan salah satu petenis terbaik, Alexander Zverev kembali mengalahkan salah satu petenis papan atas ketika ia mengejutkan Novak Djokovic untuk memenangi gelar ATP Finals pada Senin dini hari WIB.

Seperti dilansir laman resmi ATP, Zverev, yang disebut-sebut akan memimpin olahraga ini menuju era emas yang baru saat trio Roger Federer, Djokovic, dan Rafael Nadal gantung raket, mengambil keuntungan penuh dari permainan tidak maksimal sang petenis Serbia untuk meraih kemenangan 6-4, 6-3.

Zverev yang lahir di Hamburg mendapat cemooh dan cacian pada Sabtu oleh para penonton yang menggemari Federer karena ia menaklukkan sang juara enam kali itu setelah tiebreak set kedua yang kontroversial.

Bagaimanapun, saat melawan petenis peringkat dua dunia Djokovic, 18.000 penggemar di 02 Arena menyuarakan dukungan mereka ketika ia menampilkan level permainan tenis yang tidak dapat ditandingi lawannya.

Ia melepaskan 20 pukulan winner berbanding tujuh pukulan winner yang dilepaskan Djokovic — yang terakhir adalah pukulan backhand untuk mengakhiri duel selama satu jam 19 menit itu.

Terkait menjadi juara termuda ATP Finals sejak Djokovic, juga pada usia 21 tahun, pada 2008, Zverev memberikan psan yang jelas bahwa ia siap menghabiskan banyak waktu di tenis papan atas dan mulai mengakumulasi hadiah-hadiah terbesar di olahraga ini.

Djokovic, yang penampilan penuh kesalahannya merupakan suatu kejutan setelah pekan yang dominan di London tenggara, di mana ia juga menang mudah di putaran round-robin atas Zverev, dengan sportif berjalan mengitari net untuk memberi selamat kepada sang pemenang — saat sang petenis Jerman masih terbaring di lantai karena tidak percaya dengan kemenangannya.

Zverev, adik kandung petenis Mischa Zverev dan kini dilatih oleh juara turnamen utama delapan kali Ivan Lendl, belum pernah melewati perempat final di turnamen Grand Slam.
 
Bakat alami

Masih ada ujian untuk tahun depan, namun pada Minggu Zverev memperlihatkan tanda-tanda kedewasaan, seiring dengan bakat alam dan kekuatan pukulan yang membuatnya digadang-gadang sebagai calon petenis peringkat satu di masa yang akan datang.

Pukulan forehandnya, yang sering dianggap sebagai kelemahan, merupakan senjata maut dan ia memperlihatkan keinginan untuk menyerang dari net — kemampuan yang mungkin ia pelajari dari saudara kandungnya.

Hal yang paling impresif adalah ia sering menampilkan reli-reli panjang dari baseline, yang biasanya digunakan Djokovic sebagai dasar untuk 14 gelar Grand Slamnya.

Delapan gim pembukaan berlangsung layaknya pertandingan tinju di mana kedua petenis mencari kelemahan lawannya — meski sudah jelas bahwa Zverev dibekali dengan pukulan-pukulan yang lebih keras.

Djokovic, pemenang sebanyak 35 kali dari 37 pertandingan terakhirnya pada paruh kedua tahun di mana ia kembali mampu menduduki peringkat pertama, tidak pernah kehilangan serve sepanjang pekan dan hanya menghadapi dua break point dalam empat pertandingan sebelumnya.

Namun dalam kedudukan 4-4, ia melakukan pukulan pukulan forehand yang membentur net untuk memberi peluang Zverev melakukan serve untuk menutup set.

Zverev memaksimalkan peluangnya — melepaskan tiga ace secara beruntun kemudian memenangi set ketika pukulan forehand Djokovic terlalu panjang.

Djokovic kemudian menggebrak dalam dua service gim pertamanya di set kedua, masing-masing dengan mematahkan serve Zverev untuk pertama kalinya ketika sang petenis Jerman mengendurkan permainannya.

Para penonton masih berharap Djokovic dapat bangkit namun hal itu tidak pernah terwujud, dan pada kedudukan 5-3 petenis 31 tahun itu semakin terpuruk, melakukan double fault untuk membantu Zverev mendapatkan dua match point.

Ia dapat menggagalkan match point pertama, namun tidak mampu berbuat banyak ketika Zverev melepaskan pukulan backhand untuk menutup penampilan briliannya.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Turnamen Tenis Meja Asia Tenggara

Petenis meja putri Indonesia, Anatasya Fabian (kanan) servis bola ke arah lawannya petenis meja putri Filipina Emy Rose Dael pada babak penyisihan Grup B Turnamen Tenis Meja Asia Tenggara (SEATTA) 2018 di GOR Merpati, Denpasar, Bali, Kamis (15/11/2018). Tim putri Indonesia menang atas Filipina dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/ama.

Djokovic tundukkan Isner di ATP finals

Jakarta (ANTARA News) – Novak Djokovic menaklukkan John Isner dengan skor 6-4, 6-3 pada pertandingan putaran pertama ATP Finals yang berlangsung pada Senin dini hari WIB di O2 Arena, London, Inggris.

Baca juga: Nadal mundur dari ATP finals, Djokovic bertengger di puncak peringkat akhir tahun

Seperti dilaporkan laman resmi turnamen, petenis Serbia itu selanjutnya akan berhadapan dengan petenis Jerman Alexander Zverev di pertandingan kedua turnamen yang menggunakan sistem round robin ini. Zverev yang berusia 21 tahun itu menaklukkan Marin Cilic asal Kroasia dengan skor 7-6(5), 7-6(1) di Grup Gustavo Kuerten pada pertandingan yang dimainkan lebih awal.

Isner, yang pada usia 33 tahun merupakan petenis “tua” yang pertama kali tampil di turnamen penutup musim, sejak Andres Gimeno yang melakukan debutnya dalam usia 35 tahun pada 1972, mampu memberi sedikit perlawanan namun ia bukan lawan yang seimbang bagi Djokovic dalam pertarungan selama 73 menit tersebut.

Djokovic hanya kehilangan empat poin saat ia melakukan serve di set pertama. Namun, yang paling mencemaskan bagi Isner adalah cara sang lawan membaca permainannya yang sangat baik karena Isner melakukan pengembalian-pengembalian bola dari baseline dengan “monoton.”

“Tentu saja Ia merupakan pengembali bola terbaik yang pernah saya hadapi,” kata Isner seperti dikutip Reuters. “Terkadang Anda berharap ia sedikit mengendur. Sayangnya, menurut saya hal itu tidak terjadi pada malam ini. Bokong saya seperti disepak.” 

Setelah gagal mengonversi break point dalam dua gim service pembukaan Isner, Djokovic tidak melakukan kesalahan ketika peluang lain datang. Ia melakukan pengembalian dengan forehand untuk mendapatkan pukulan winner dan memimpin 4-2.

Isner menggagalkan set point ketika melakukan serve pada kedudukan 3-5 dan mencatatkan tiga ace secara beruntun untuk bertahan di set itu, namun Djokovic dengan tenang mengunci set pertama.

Djokovic kemudian mematahkan serve Isner pada kedudukan 3-3 di set kedua. Dua gim selanjutnya, Djokovic memastikan kemenangan dengan pukulan backhand menyilang.

Ketika O2 Arena menjadi tempat berburu yang menyenangkan bagi Djokovic di mana empat dari lima gelar ATP Finalsnya didapat di sini, hal serupa tidak dialami Cilic.

Kekalahan petenis Kroasia itu dari Zverev — ulangan kekalahannya dari petenis Jerman itu 12 bulan silam — berarti ia hanya memiliki rekor 1-9 di turnamen ini.

Cilic akan semakin menyesal setelah membiarkan dua set pertama lepas padahal awalnya ia tampil dominan.

Ia mengantungi poin untuk unggul 4-0 dan 5-1, namun membiarkan petenis peringkat kelima dunia Zverev bangkit dan memenangi set pembukaan dengan tiebreak, menguncinya dengan pukulan backhand.

Kedua petenis saling mematahkan serve lawan pada set kedua, sebelum Cilic harus menyelamatkan match point pada kedudukan 4-5.

Tiebreak kedua terjadi dan seperti pada kesempatan sebelumnya, Zverev unggul berkat double fault Cilic untuk membuat kedudukan menjadi 4-1.

Zverev melepaskan pukulan backhand untuk mendapatkan lima match point lagi, dan mengonversi yang pertama dengan pukulan keras yang hanya dapat dikembalikan Cilic ke net. (H-RF).
 

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Nadal mundur dari ATP finals, Djokovic bertengger di puncak peringkat akhir tahun

Jakarta (ANTARA News) – Rafael Nadal mundur dari ATP Tour Finals pekan depan di London karena cedera, ketika Novak Djokovic akan mengakhiri tahun ini dengan memuncaki daftar peringkat tenis putra dunia.

Juara Prancis Terbuka, Nadal, mengumumkan mundur setelah mengalami masalah otot perut dan itu menyebabkan dia tidak bisa bermain di Paris Masters pekan lalu, serta operasi engkel yang memaksanya menarik diri dari ajang musim penutupan itu.

“Sialnya pekan lalu saya mengalami masalah di perut dan saya juga bermasalah di engkel dan itu mengharuskan saya hari ini masuk ruang operasi,” kata pemenang 17 kali grand slam itu seperti ditulis dalam akun Twitter.

“Dengan itu saya berharap bisa full kondisi sehat untuk musim depan,” tambahnya.

Petenis AS John Isner akan menggantikan petenis Spanyol berusia 32 tahun itu di London ketika Finals berlangsung pada Minggu.

Pemain lain yang ikut sebagai pengganti adalah Kei Nishikori. Petenis Jepang ini menggantikan petenis Argentina Juan Martin del Potro yang mundur karena cedera lutut.

Dengan mundurnya Nadal dari Paris, berarti Djokovic kembali ke posisi puncak peringkat dunia. Petenis asal Serbia itu akan menjadi petenis pertama sejak peringkat ATP diperkenalkan pada 1973 yang mengakhiri tahun sebagai petenis nomor satu dunia dari luar posisi 20 besar dalam musim yang sama.

“Melihat apa yang telah terjadi tahun lalu, ini fenomena luar biasa,” kata Djokovic seperti dikutip Reuters.

“Dan tentu saya sangat senang dan bangga tentang ini,” katanya.

“Lima bulan yang lalu, apakah anda bilang itu kepada saya, saya selalu yakin kepada diri saya sendiri, tapi ini mustahil pada waktu itu mempertimbangkan peringkat saya dan cara saya bermain di lapangan,” katanya.

Djokovic hanya berkiprah di separuh musim pada tahun 2017 karena cedera.  Ia kembali pada awal tahun ini, tapi cedera itu kembuh lagi di Austalia Terbuka dan dia memutuskan untuk menjalani operasi.

Djokovic mengalahkan Nadal di semi final Wimbledon sebelum mengakhiri paceklik Grand Slam dua tahun dengan mengalahkan Kevin Anderson di final.

Beberapa pekan kemudian dia mengalahkan Del Potro di final untuk memenangi AS Terbuka dan bulan lalu dia meraih gelar Shanghai Masters tanpa kehilangan satu set pun.

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Nadal mundur dari turnamen Paris Masters

Paris (ANTARA News) – Petenis unggulan teratas Rafael Nadal mengundurkan diri dari turnamen Paris Masters sesaat sebelum pertandingan pertama dia melawan sesama petenis Spanyol Fernando Verdasco pada Rabu, yang berarti dia akan kehilangan posisi peringkat satu dunianya dan diambil alih Novak Djokovic.

Nadal, yang sudah tidak bermain sejak tidak melanjutkan pertandingan pada semifinal di AS Terbuka karena cedera, menyebut cedera perut sebagai alasan mundurnya dari Paris Masters.

Padahal petenis 32 tahun itu hanya perlu mengalahkan Verdasco untuk menahan Djokovic, tapi kini petenis asal Serbia itu akan kembali ke posisi nomor satu dunia tanpa menghiraukan sejauh mana dia melaju di Paris.

Djokovic, yang kembali ke bentuk permainan terbaiknya dengan menjuarai Wimbledon dan AS Terbuka tahun ini, mencapai putaran 16 besar di Paris dengan mengalahkan Joao Sousa pada Selasa.

Mundurnya Nadal dari Paris juga akan memunculkan keraguan menyangkut keikutsertaan dia pada turnamen ATP Tour Finals di London.

Petenis Kanada Milos Raonic juga menarik diri dari pertandingan putaran kedua melawan Roger Federer karena cedera siku.

Federer, kembali ke turnamen Bercy itu setelah tiga tahun absen, sedang memburu gelar ke-100 dia setelah merebut gelar Swiss Indoors pekan lalu.

(Reuters/I015)

Baca juga: Nadal undur diri , Del Potro ke final AS Terbuka

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Djokovic melaju ke putaran ketiga Paris Masters

Jakarta (ANTARA News) – Perjuangan Novak Djokovic untuk mengakhiri tahun sebagai petenis peringkat satu dunia berlanjut dengan kemenangan 7-5, 6-1 atas petenis kualifikasi asal Portugal Joao Sousa dalam putaran kedua Paris Masters, Paris, Prancis, Rabu dini hari WIB.

Petenis peringkat dua dunia yang mendapatkan bye pada putaran pertama ini, empat kali mematahkan serve lawannya untuk memperpanjang laju kemenangannya menjadi 19 pertandingan, demikian dilansir Reuters.

Petenis 31 tahun asal Serbia itu kembali memperlihatkan kemampuan terbaiknya musim ini seperti yang ditampilkannya saat memenangi Grand Slam di Wimbledon dan AS Terbuka, serta meraih kesuksesan pada ajang-ajang ATP Masters di Cincinnati dan Shanghai.

Agar Djokovic dapat menggeser Rafa Nadal dari posisi puncak ketika daftar peringkat ATP selanjutnya dirilis pada Senin, ia harus mengungguli petenis Spanyol itu di ibukota Prancis pada pekan ini.

Jika kedua petenis kalah di putaran yang sama, Nadal akan mempertahankan peringkat satu dunianya menjelang turnamen penutup musim ATP Finals di London bulan depan.

Petenis Kanada Milos Raonic bangkit dari tertinggal satu set untuk mencapai putaran kedua berkat kemenangan 6-7(4), 7-6(5), 7-6(5) atas petenis tuan rumah Jo-Wilfried Tsonga.

Pada pertemuan antar sesama mantan finalis itu, Raonic melepaskan 23 ace dan memenangi 89 persen poin-poin serve pertamanya untuk menaklukkan Tsonga dalam pertarungan yang berlangsung kurang dari tiga jam.

Raonic selanjutnya akan bertemu Roger Federer, yang mengejar gelar ke-100 sepanjang kariernya setelah memenangi Swiss Indoors pekan lalu.

Fernando Verdasco, yang mencapai perempat final tahun lalu, memperlihatkan penampilan bagus untuk mengalahkan petenis Prancis Jeremy Chardy dengan skor 6-4, 6-4.

Petenis 34 tahun asal Spanyol itu akan berhadapan dengan kompatriotnya Nadal pada putaran kedua yang berlangsung pada Rabu.

Baca juga: Djokovic singkirkan Coric untuk memenangi gelar Shanghai keempat kali
Baca juga: Djokovic: mendaki gunung hidupkan lagi keberuntungan saya
Baca juga: Djokovic kalahkan del Potro untuk gelar Grand Slam ke-14

 

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Stephens melaju ke empat besar WTA Finals

Jakarta (ANTARA News) – Sloane Stephens melanjutkan debut impiannya di WTA Finals ketika petenis muda itu memenangi pertandingan terakhirnya di Grup Merah melawan Angelique Kerber dengan skor 6-3, 6-3 pada Jumat malam WIB untuk melaju ke empat besar turnamen penutup musim di Singapura ini.

Kerber menikmati musim yang brilian dengan gelar Grand Slam ketiganya di Wimbledon pada Juli, namun petenis peringkat dua dunia ini kesulitan menampilkan permainan terbaiknya di Singapura dan kembali harus takluk dari Stephens, yang kini memiliki rekor head to head 5-1 atas sang petenis Jerman.    

“Saya tetap solid sepanjang waktu. Saya tahu ini akan menjadi pertarungan melawan salah satu petenis tertangguh di tur, maka saya hanya keluar dan bermain sekeras mungkin, dan saya benar-benar senang dengan kemenangan ini,” kata Stephens seperti dikutip dari Reuters.

Stephens mencatatkan tujuh break point pada awal set pertama dan menambah rasa frustrasi petenis Jerman yang menjadi lawannya dengan mengonversi dua break pertama untuk memimpin 5-2, setelah hanya sedikit hal yang menjadi pembeda di antara kedua petenis yang mengandalkan permainan di baseline ini pada awal pertandingan.

Satu ace mengamankan set point pertama dari tiga set point namun ia tidak dapat mengonversi yang lain ketika Kerber berhasil menyamakan kedudukan. Kegembiraan petenis Jerman itu hanya berlangsung singkat, ketika Stephens kembali mematahkan break lawan untuk memenangi set pembukaan.

Baca juga: Stephens taklukkan Osaka di WTA Finals

Gim demi gim berlangsung lebih panjang ketika level intensitas meningkat, dan kedua petenis saling balas melakukan break pada awal set kedua sampai penampilan Kerber mengendur ketika servenya dipatahkan pada gim kedelapan, dan sang petenis AS melaju untuk mengamankan kemenangan.

Dalam semifinal yang berlangsung pada Sabtu, Stephens akan menghadapi petenis Ceko Karolina Pliskova pada laga yang berlangsung malam hari.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Osaka mundur, Kiki Bertens ketiban pulung

[unable to retrieve full-text content]IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Pliskova tundukkan Kvitova untuk amankan tiket semifinal

Jakarta (ANTARA News) – Karolina Pliskova menjadi petenis pertama yang melaju ke empat besar WTA Finals, ketika petenis Ceko itu tampil gemilang untuk menundukkan kompatriotnya Petra Kvitova dengan skor 6-3, 6-4 pada pertandingan round robin terakhir mereka yang berlangsung pada Kamis sore WIB.

Mantan petenis peringkat satu dunia itu akan ditemani oleh Elina Svitolina (2-0) atau juara bertahan Caroline Wozniacki (1-1), yang akan menyelesaikan permainan di Grup Putih di Stadion Indoor Singapura pada Kamis malam, di empat besar.

Seperti dilansir laman resmi WTA, Kvitova (0-3) kalah pada dua pertandingan pembukaannya dan paham bahwa hanya kemenangan straight set yang akan memberinya peluang untuk lolos ke fase gugur, namun Pliskova tetap tenang dan fokus untuk mencatatkan kemenangan perdana atas rekan senegaranya dalam empat pertemuan.

Kvitova perlu tampil cepat sejak awal untuk membuat lawannya berada dalam tekanan, namun pergerakan juara Wimbledon dua kali itu begitu minim dan ia melakukan double fault untuk tertinggal 0-4, ketika Pliskova mampu memaksimalkan semua peluang.
 
Perlahan tapi pasti, Kvitova mampu memperbaiki penampilannya, bangkit dua kali dari tertinggal 0-40 untuk memenangi dua gim secara beruntun pada pertengahan set yang akhirnya membuat Pliskova sedikit kerepotan.

Pelatih Pliskova, Rennae Stubs, mendesaknya untuk “tetap disiplin” pada gim berikutnya dan petenis Ceko itu mematuhi saran tersebut untuk meredam insting menyerangnya, ketika ia mengakhiri kiprah Kvitova di turnamen ini dengan menahan set untuk memenangi set pembukaan dalam waktu 41 menit.

Kekalahan di set pembukaan terlihat membuat Kvitova lebih agresif dengan pukulan forehandnya, dan ia sempat menggebrak pada set kedua untuk memimpin 3-0, namun petenis peringkat delapan dunia yang menjadi lawannya itu mampu bangkit dengan brilian untuk mengamankan langkah ke semifinal.

Pada pertandingan selanjutnya, Svitolina asal Ukraina akan melaju jika ia memenangi satu set dari Wozniacki, yang memerlukan kemenangan straight set untuk meneruskan perjuangannya mempertahankan gelar.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Federer kalahkan Krajinovic untuk capai 16 besar Swiss Indoors

Basel, Swiss (ANTARA News) – Petenis unggulan teratas Roger Federer mengalahkan petenis bukan unggulan asal Serbia Filip Krajinovic 6-2, 4-6, 6-4 untuk mencapai putaran 16 besar turnamen Swiss Indoor di Basel, Selasa.

Bermain di depan para penggemar di kampung halamannya, Federer kesulitan menemukan presisi dia dengan melakukan 38 kesalahan sendiri, tapi masih dapat melakukan serangkaian pukulan yang tak terjangkau lawannya, dalam pertandingan yang menghabiskan waktu dua jam.

Pada pertandingan selanjutnya, petenis peringkat tiga dunia Federer, yang delapan kali menjadi juara di Basel, akan menghadapi petenis Jerman Jan-Lennard Struff, yang menundukkan petenis Australia John Millman 7-6(3), 6-2.

Petenis unggulan ketujuh asal Rusia Daniil Medvedev yang sedang dalam bentuk penampilan terbaiknya juga maju ke 16 besar setelah mengalahkan petenis Jerman Maximilian Marterer 6-3, 7-5.

Medvedev, pemenang turnamen Jepang Terbuka bulan ini yang merangkat dari babak kualifikasi, akan menghadapi petenis bukan unggulan asal Italia Andreas Seppi, yang mengalahkan petenis kualifikasi asal Jepang Taro Daniel 6-0, 6-4.

Petenis remaja asal Australia Alexei Popyrin meraih kemenangan di babak utama pertamanya pada ATP Tour, menundukkan petenis senegaranya Matthew Ebden 7-6(4), 6-4.

Hadiah dari kemenangan itu akan berupa perjumpaan dengan petenis unggulan kedua Alexander Zverev jika petenis asal Jerman itu mengalahkan petenis Belanda Robin Haase.

(Reuters/I015/A020)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Svitolina semakin dekati semifinal WTA Finals

Jakarta (ANTARA News) – Elina Svitolina semakin mendekati semifinal WTA Finals berkat kemenangan 6-3, 2-6, 6-3 atas Karolina Pliskova yang dimainkan pada Selasa malam WIB, demikian dilansir laman resmi turnamen.

Dengan hasil ini, petenis Ukraina tersebut mengukir kemenangan keduanya secara beruntun untuk memuncaki klasemen grup.

Svitolina memiliki banyak energi pada awal pertandingan, penuh intensitas, dan bergerak melapisi seluruh area lapangan ketika ia mengumpulkan momentum untuk memenangi set pertama dengan pukulan forehandnya.

Petenis Ukraina ini hampir tampil sempurna sampai pertengahan set kedua, ketika kombinasi peruntungan dan pukulan-pukulan menyilang membuat Pliskova mampu mematahkan serve lawan untuk pertama kalinya, torehan yang ia ulangi dua gim berikutnya untuk menyamakan kedudukan.

Svitolina berjuang keras untuk menahan upaya kebangkitan lawannya pada set penentuan, dan unggul 4-0 sebelum Pliskova kembali mencoba bangkit dari ketinggalan.

Ia hanya perlu mengalahkan Caroline Wozniacki pada Kamis untuk mencapai empat besar untuk pertama kalinya,  namun di klasemen secara matematis keempat petenis masih berpeluang mencapai semifinal.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Wozniacki tundukkan Kvitova di Singapura

Jakarta (ANTARA News) – Caroline Wozniacki mengatasi masalah yang sempat menderanya di set kedua dan meraih kemenangan 7-6, 3-6, 6-2 atas Petra Kvitova di ajang WTA Finals yang berlangsung di Stadion Indoor Singapura pada Selasa malam WIB.

Seperti dilansir dari laman resmi turnamen, kedua petenis menuju pertandingan ini setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembukaan mereka. Petenis peringkat ke-3 dunia asal Denmark itu mengakhiri laju tiga kekalahan beruntun dari petenis Ceko yang menjadi lawannya untuk mempertahankan peluangnya di turnamen delapan petenis putri ini setidaknya untuk satu pertandingan lagi.

Wozniacki, yang memulai penampilannya di Grup Putih dengan kekalahan 2-6, 4-6 dari Karolina Pliskova pada Minggu, menghabiskan sebagian besar jalannya permainan melawan Kvitova dengan bertahan di baseline. Namun, konsistensi dan kesabarannya membuat ia menjauh pada set terakhir.

Pertandingan dimulai dengan datar.  Kedua petenis mempertahankan servisnya sebanyak tujuh kali secara beruntun.

Setelah saling mematahkan servis lawan, permainan berjalan lebih sengit, Wozniacki kembali mematahkan servis lawannya untuk mengamankan set pembukaan setelah forehand Kvitova membentur net.

Kvitova mengendalikan jalannya permainan pada set kedua dengan breaknya di awal set, kemudian kehilangan momentum ketika Wozniacki meminta time out untuk mendapat perawatan pada lututnya, sebelum ia menaikkan kembali level permainannya untuk menyamakan kedudukan dengan pukulan backhand pada set point ke-3nya.

Merasakan upayanya mempertahankan gelar berada dalam ancaman, Wozniacki mengumpulkan kekuatan untuk mematahkan servis lawnanya pada awal set penentuan ketika ia memaksimalkan pukulan backhand untuk memenangi reli terpanjang di pertandingan ini, dan kemudian menjauhi kejaran lawannya ketika permainan Kvitova mengendur di set terakhir.

Wozniacki mengamankan kemenangan pada match point pertamanya dengan servis kerasnya yang membuat pengembalian Kvitova keluar lapangan,. 

Kenenangan ini membuat Wozniacki menjaga peluangnya untuk lolos ke semi final dengan syarat memenangi pertandingan terakhir fase round robin melawan Elina Svitolina.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Cilic melangkah ke putaran dua Swiss Indoors

Basel (ANTARA News) – Petenis unggulan ketiga Marin Cilic tanpa kesulitan melangkah ke putaran kedua turnamen Swiss Indoors dengan kemenangan 6-4 6-2 atas petenis muda asal Kanada Denis Shapovalov di Basel pada Senin waktu setempat.

Petenis Kroasia yang pernah juara di Basel pada 2016 dan bisa meraih tempat di ATP Finals jika dia menang lagi tahun ini, membuka keunggulan 4-0 pada set pertama sebelum petenis berusia 19 tahun Shapovalov mencoba melawan.

Petenis Kanada itu selanjutnya pada set kedua berusaha untuk melawan, namun upayanya tidak membantu dirinya melakukan 23 kesalahan permainan ketika Cilic meraih kemenangan rutin dalam waktu satu jam 15 menit.

Dengan kemenangan itu selanjutnya Cilic akan menghadapi petenis kualifikasi asal Rumania Marius Copil, yang mengalahkan petenis AS Ryan Harrison 6-2 7-6(8).

Sementara itu Taylor Fritz juga melaju ke putaran kedua lewat kemenangan 6-0 7-5 atas petenis Serbia Laslo Djere dan petenis AS itu selanjutnya akan menghadapi petenis wild card asal Swiss Henri Laaksonen.

Unggulan teratas Roger Federer akan memulai kampanye dia di kandang dia itu pada Selasa ketika dia menghadapi petenis nomor 35 dunia Filip Krajinovic dari Serbia pada putaran kedua.

(Reuters/A020/T013)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Bertens pecundangi Kerber di Singapura

Jakarta (ANTARA News) – Petenis Belanda Kiki Bertens menaklukkan Angelique Kerber asal Jerman dengan kemenangan 1-6, 6-3, 6-4 pada pertandingan Grup Merah WTA Finals yang dimainkan di Singapura pada Senin malam.

Bertens berhasil mengikuti ajang elit di Singapura ini karena petenis peringkat satu dunia Simna Halep mengundurkan diri karena cedera, namun ia memperlihatkan daya juang dan kesegaran setelah tertinggal satu set dan 0-2 untuk bangkit dan mencatatkan kemenangan ke-11nya atas petenis sepuluh besar pada musim ini.

Kerber terus membangun momentum pada awal set kedua dan menggenggam keunggulan 6-1, 2-0 sebelum Bertens mengamankan break pertamanya untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Kedua petenis enam kali mematahkan serve lawannya di pertandingan ini, dan petenis peringkat ke-9 asal Belanda itu mengatasi 12 double fault untuk mengamankan dua momen kunci pada set terakhir.

Bertens bekerja keras keras untuk mengejar ketinggalan 0-40 dengan melakukan tujuh break beruntun pada set penentuan — menutup pertandingan dengan satu dari lima acenya — dan mengunci kemenangan dengan pukulan forehand — pukulan finisher ke-25nya di pertandingan ini secara keseluruhan.
 

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Halep mundur dari WTA Finals karena cedera

Jakarta (ANTARA News) – Petenis putri nomor satu dunia Simona Halep mengundurkan diri dari turnamen WTA Finals karena cedera punggung, Kamis.

Dengan kosongnya satu spot, maka petenis Belanda Kiki Bertens mendapat kesempatan untuk melakukan debutnya di turnamen akhir musim yang hanya diikuti delapan pemain terbaik dunia tersebut di Singapura pekan depan.

Halep mengalami cedera saat latihan menjelang turnamen Wuhan Open bulan lalu. Hasil diagnosa menunjukkan adanya masalah pada piringan tulang belakangnya.

“Selalu berat untuk mengundurkan diri dari sebuah turnamen besar. Ini hal yang pertama bagi saya. Jadi keputusan ini cukup berat tapi penting bagi kesehatan saya,” kata petenis Rumania itu seperti dikutip Reuters.

“Punggung saya sedang sakit. Saya tidak latihan dalam empat pekan terakhir. Saya tidak siap untuk berkompetisi di level ini,” tambahnya.

Halep tahun ini sudah menjuarai Prancis Terbuka dsn mencapai final Australia Terbuka.

Bertens akan menjadi petenis Belanda pertama dalam 20 tahun yang tampil di turnamen WTA Finals setelah Brenda Schultz-McCarthy tahun 1997.

(T004/I015)

Pewarta:
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Petenis Sloane Stephens lolos ke WTA Finals

Singapura  (ANTARA News) – Petenis putri yang pernah menjadi juara Amerika Serikat Terbuka Sloane Stephens untuk pertama kalinya lolos ke turnamen penutup musim WTA Finals yang akan digelar di Singapura, demikian diumumkan WTA Tour, Senin.

Stephens akan bergabung dengan juara-juara Grand Slam Simona Halep, Angelique Kerber, Naomi Osaka, Petra Kvitova, dan Caroline Wozniacki, pada turnamen yang akan berlangsung pada 21-28 Oktober tersebut.

Baca juga: Naomi Osaka petenis ketiga kontestan WTA Finals

Masih ada dua tempat tersisa untuk turnamen yang hanya berhak diikuti delapan petenis elit tersebut, dengan Elina Svitolina dan Karolina Pliskova, dalam posisi unggul untuk lolos ke turnamen setengah kompetisi yang menyediakan total hadiah uang 7 juta dolar AS.

“Saya merasa terhormat lolos ke WTA Finals untuk pertama kalinya,” kata Stephens yang menempati peringkat kedua di bawah Halep di Roland Garros awal tahun ini. “Saya sudah tidak sabar untuk bertanding melawan para pemain terbaik musim ini.”

Petenis asal Amerika Serikat itu juga memenangi turnamen level utama pertamanya di Miami awal tahun ini dan peringkatnya melesat ke peringkat tertinggi selama karirnya, peringkat tiga, pada Juli lalu. Petenis berusia 25 tahun itu juga berada di posisi kedua pada turnamen di Montreal.

Stephens memenangi gelar Grand Slam pertama dia di Flushing Meadows pada 2017 tapi pada turnamen tahun ini dia disingkirkan di perempat final oleh Anastasija Sevastova.

Petenis Jepang Osaka menjuarai AS Terbuka tahun ini, sementara Kerber menjuarai Wimbledon, dan Wozniacki memenangi gelar Australia Terbuka tahun ini.

Baca juga: Kerber amankan posisi di WTA finals
Baca juga: Simona Halep amankan tiket ke WTA Finals

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Djokovic singkirkan Coric untuk memenangi gelar Shanghai keempat kali

Jakarta (ANTARA News) – Novak Djokovic melanjutkan penampilan gemilangnya dengan merebut gelar Rolex Shanghai Masters untuk keempat kalinya setelah menaklukkan petenis Kroasia, Borna Coric , 6-3 6-4 di  Zhong Tennis Center,  Shanghai, China, Minggu.

“Saya telah bermain sangat baik sepanjang karir saya di China. Ini jelas tempat yang istimewa untukku,” kata Djokovic tentang gelar keempatnya itu seperti dikutip  laman skysports

Kunci kemenangan dua set Djokovic adalah servis yang konsisten serta pukulan-pukulan groundstroke yang ia variasikan secara cerdik. Pada set pertama, Petenis Serbia berusia 31 tahun itu mematahkan servis Coric di game keenam dan membuat serangkaian serangan di depan net saat dia mempertahankan keunggulannya.

Kehebatan servis Djokovic terlihat pada pertandingan tersebut. Petenis Serbia ini merebut set pembuka dengan love game dan secara keseluruhan ia hanya kehilangan empat poin saat memegang servis.

Coric yang membukukan salah satu kemenangan terbesar dalam karirnya saat mengalahkan Roger Federer di semifinal, tampak jauh dari penampilan terbaiknya di final ATP Masters pertamanya ini.

Pada set kedua, Coric langsung terpatahkan servisnya pada gim pembuka, walaupun setelah itu petenis berusia 21 tahun ini tampil penuh determinasi dengan menyelamatkan tiga match poin untuk mempertahankan servisnya pada game kesembilan,  sebelum Djokovic mengakhiri permainan di gim kesepuluh.

Djokovic memang telah kembali ke performa terbaiknya musim ini seusai pulih dari cedera siku. Dengan dua gelar Grand Slam di Wimbledon dan AS Terbuka yang diraih sebelumnya, Djokovic akan mengambil tahta Roger Federer sebagai peringkat dua dunia ketika edisi ATP pada edisi berikut yang akan  dirilis Senin.

Dengan kemenangan di Shanghai,  Djokovic yang mengoleksi juara Grand Slam 14 kali memperpanjang rangkaian kemenangannya menjadi 18 pertandingan. Djokovic  terus mengejar mahkota nomor satu dunia yang saat ini digenggam petenis Spanyol Rafa Nadal yang absen di tour Asia karena tengah memulihkan cedera lutut.

Baca juga: Djokovic: mendaki gunung hidupkan lagi keberuntungan saya
Baca juga: Djokovic petik resep juara dari Pegunungan Alpen

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Pliskova tantang Garcia di final Tianjin Terbuka

Beijing (ANTARA News) – Unggulan teratas Karolina Pliskova tampil perkasa ketika dia melibas petenis Swiss Timea Bacsinszky 6-2 6-1 untuk melangkah ke final Tianjin Terbuka pada Sabtu.

Pliskova yang bulan lalu memenangi gelar Pan Pacific Terbuka, hanya kecolongan delapan poin dalam servis dia dan empat kali mematahkan Bacsinszky untuk melangkah ke final untuk menghadapi petenis Prancis Caroline Garcia pada Minggu.

Petenis nomor enam dunia Pliskova, yang terakhir ini berada di posisi kedelapan peringkat Race to Singapore, bertarung untuk berebut satu dari tiga tempat di turnamen musim penutupan WTA Finals yang akan dimulai pada 21 Oktober.

Petenis Ceko berusia 26 tahun itu akan memperbaiki peluang dia untuk meraih gelar ketiga dari musim ini pada Minggu.

“Saya tahu saya mempunyai peluang bagus untuk meraih tempat di Singapura antara pekan ini dan pekan depan juga,” kata mantan petenis nomor satu Pliskova.

“Saya pikir ini tahun yang bagus bagi saya dan jika saya akhirnya bisa ke Singapura itu luar biasa bagi saya, itu target saya…dan saya sangat berharap, saya bisa berakhir di sana,” tambahnya.

Sementara itu unggulan kedua Garcia melaju ke final setelah mengalahkan petenis Taiwan Hsieh Su-Wei 6-3 6-4 dan itu menjadi final pertama dia sejak sukses dia di Wuhan dan Beijing tahun lalu.

Baca juga: Pliskova tanpa kesulitan lewati Boulter untuk melangkah ke semifinal Tianjin
Baca juga: Pliskova kalahkan Osaka di final Pan Pacific Terbuka
Baca juga: AS Terbuka, Serena hadapi ujian berat lawan Pliskova

(Reuters/A020/a032)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Pliskova tanpa kesulitan lewati Boulter untuk melangkah ke semifinal Tianjin

Beijing  (ANTARA News) – Unggulan pertama Karolina Pliskova tanpa kesulitan melewati petenis Inggris Katie Boulter dengan menang 5-7 6-0 6-3 di pertandingan perempat final Tianjin Terbuka pada Jumat, itu kekaligus memperbaiki peluang dia untuk lolos kualifikasi ke WTA Finals di Singapura.

Pliskova, yang terakhir ini berada di posisi kedelapan peringkat Race to Singapore, sedang bertarung untuk bisa meraih satu dari tiga tempat di turnamen musim penutupan pada 21 Oktober nanti itu.

Sementara itu petenis nomor 101 dunia Boulter, memberi perlawanan kepada petenis asal Ceko itu dengan kejutan dengan mematahkan dua break servis untuk memenangi set pertama.

Namun Pliskova yang dikenal lewat servis keras dia mampu menggembrak ketika dia sukses dengan sembilan break poin untuk melibas Boulter dan melangkah ke semi final.

“(Pada set kedua), saya memulai break cepat, dan itu sedikit membantu saya, dan saya bisa memperbaiki servis saya,” kata petenis nomor enam dunia Pliskova.

“Saya bermain lebih agresif, saya pikir dia tidak memiliki waktu untuk mengembangkan permainannya, dan itu berbeda,” tambahnya.

Pada pertandingan sebelumnya, unggulan keempat Aryna Sabalenka terpuruk dengan kekalahan 6(2)-7, 6-7(5) dari petenis Swiss Timea Bacsinszky, yang itu sekaligus mengakhiri peluang petenis Belarus itu untuk bisa ikut WTA Finals.

Setelah pulih dari cedera kaki serius, Bacsinszky menampilkan permainan groundstrokes dia dengan cantik untuk melangkah ke semi final WTA pertama dia sejak Prancis Terbuka tahun lalu. Petenis berusia 29 tahun itu akan menghadapi Pliskova untuk berebut tempat final.

Petenis Prancis Caroline Garcia juga melaju ke empat besar setelah menggulung lawannya yang unggulan keenam Petra Martic yang mundur saat kedudukan 6-2 1-0.

(Reuters/A020/B015)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Naomi Osaka petenis ketiga kontestan WTA Finals

Singapura (ANTARA News) – Juara AS Terbuka Naomi Osaka menjadi petenis ketiga yang memastikan diri sebagai kontestan turnamen penutupan musim, WTA Finals, pada bulan depan, setelah atlet Jepang berusia 20 tahun itu memiliki cukup poin di Singapore untuk bisa berlaga di ajang turnamen delapan petenis putri itu.

Pada awal September, Osaka menjadi petenis Jepang pertama yang menjuarai turnamen kelas Grand Slam di New York dengan menang dua set langsung atas jagoan tuan rumah Serena Williams, sebelum kemudian tunduk di partai final Pan Pacific Open dari petenis Ceko Karolina Pliskova di Jepang.

Kemenangan Osaka dalam pertandingan pembukaan China Terbuka di Beijing, China, Senin (1/10) setempat, ia bergabung dengan petenis nomor satu dunia asal Rumania Simona Halep dan juara Wimbledon asal Jerman Angelique Kerber sebagai pemain yang lolos ke WTA Finals.

“Lolos kualifikasi ke WTA Finals adalah prestasi besar,” kata Osaka sebagaimana dilansir Reuters.

“Memenangi WTA Rising Stars Invitational pada 2015 cukup membantu percaya diri saya untuk bisa bermain di pentas yang lebih besar, dan saya senang bisa kembali ke Singapura dan bertanding melawan para petenis top musim ini,” ujarnya menambahkan.

Baca juga: Osaka lewati rintangan pertama dengan mudah di China Terbuka

Baca juga: Pliskova kalahkan Osaka di final Pan Pacific Terbuka

Sementara itu petenis Ceko Petra Kvitova dan juara Australia terbuka Caroline Wozniacki dari Denmark, yang memenangi WTA Finals tahun-tahun lalu, juga sedang berjuang untuk bisa lolos ke Singapura namun tetap harus bersaing untuk berebut tiga tempat lagi.

Petenis AS Sloane Stephens, petenis Ukraina Elina Svitolina, petenis Ceko Karolina Pliskova dan Kiki Bertens dari Belanda juga akan bertarung untuk mendapatkan tempat itu untuk bisa lolos ke turnamen yang akan berlangsung 21-28 Oktober mendatang.

WTA Finals untuk kelima kali dan terakhir kalinya bakal digelar di Singapura tahun ini, selanjutnya mulai 2019 hingga setidaknya 2028 akan diboyong ke Shenzhen, China.

Baca juga: Naomi Osaka juara AS terbuka

Baca juga: Kemenangan Naomi Osaka dan bayang-bayang Serena Williams

Pewarta:
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Djokovic: mendaki gunung hidupkan lagi keberuntungan saya

Beograd, (ANTARA News) – Aktivitas mendaki gunung bersama istrinya, Jelena, setelah menjalani paruh pertama tahun yang tidak menggembirakan, membantunya menemukan kembali semangatnya untuk memenangi gelar Wimbledon dan AS Terbuka 2018, demikian diungkapkan Novak Djokovic, petenis nomor tiga dunia asal Serbia, Senin.

Mantan petenis nomor satu dunia itu, yang telah memenangi 14 gelar Grand Slam, mengalami kemunduran dramatis dalam dua tahun terakhir setelah merebut tropi juara Perancis Terbuka 2016.

Tetapi sekarang ini ia menyatakan dalam kondisi penuh percaya diri menjelang Masters Shanghai pekan depan.

“Jika saya harus memilih satu momen yang mengubah perjalanan saya, itu adalah usai tersingkir di perempat final di Roland Garros tahun ini,” katanya kepada wartawan setelah sesi latihan terbuka di kompleks tenisnya di pusat kota Beograd.

“Saya mengambil cuti empat atau lima hari dan pergi mendaki gunung bersama istri saya. Menghabiskan waktu di alam membantu saya menjernihkan pikiran dan menempatkan segala sesuatu ke dalam perspektif saya.

“Saya kemudian memenangi gelar di Wimbledon, Cincinnati dan AS Terbuka dan saya sangat bersyukur bahwa saya mencapai performa puncak lagi setelah paruh pertama musim yang sulit menyusul operasi siku.”

Djokovic, yang terlihat tajam selama sesi latihan selama dua jam, mengakui bahwa comeback-nya tak terduga karena cepatnya.

“Saya harus mengubah permainan saya, terutama servis saya, sebagai hasil dari operasi. Saya tidak menduga ternyata kembali begitu cepat,” katanya.

“Saya berada dalam situasi yang tidak biasa karena lebih banyak kalah dibanding menang di awal musim ini dan ketika itu terjadi, Anda harus mulai bertanya-tanya apakah Anda membuat keputusan yang tepat.

“Sekarang kepercayaan diri saya kembali, saya lebih bersemangat dari sebelumnya untuk memenangi lebih gelar banyak Grand Slam.

“Saya harus belajar bersabar. Saya adalah pemain yang berbeda dan pribadi yang berbeda dibanding tiga tahun lalu. Saya masih percaya saya bisa mengulanginya prestasi pada 2015-2016 ketika saya merebut empat gelar grand slam empat kali berturut-turut, saya tidak akan berada di sini jika saya tidak meyakininya. “

Djokovic sekarang berusaha untuk merebut kembali posisi teratas menyusul turnamen Master di Shanghai, Paris dan London, serta berpeluang untuk menggeser posisi saingan lama Rafael Nadal di puncak.

Setelah juara di AS Terbuka, ia mengambil bagian di Laver Cup dan tidak menyia-nyiakan kesempatan unik untuk bergabung dengan Tim Eropa bersama saingan “abadi” Roger Federer, pemenang rekor 20 gelar Grand Slam.

“Federer dan saya mengenal satu sama lain sebagai individu dan karakter dan rasa hormat saya padanya hanya tumbuh ketika saya mengenalnya lebih dekat sebagai pribadi untuk pertama kalinya dalam karir kami,” kata Djokovic.

“Kami berlatih bersama untuk pertama kalinya dan saya belajar banyak dari melihat rutinitasnya. Persaingan kami di berbagai turnamen tidak akan berubah. Akan tetap ketat seperti biasa dan itu sangat bagus untuk tenis dan seluruh penggemar,” katanya menambahkan.

Baca juga: Djokovic kalahkan del Potro untuk gelar Grand Slam ke-14

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Osaka lewati rintangan pertama dengan mudah di China Terbuka

Beijing, (ANTARA News) – Juara AS Terbuka Naomi Osaka asal Jepang tidak memperlihatkan tanda-tanda kelelahan setelah pulih dari sakit saat menyingkirkan petenis Kazakhstan Zarina Diyas 6-4, 6-3 di babak pertama turnamen tenis China Terbuka, Senin.

Osaka, 20 tahun, yang tidak tampil di Wuhan Terbuka minggu lalu akibat infeksi virus, berhasil mematahkan servis lawan sebanyak lima kali dalam pertandingan selama 68 menit itu.

Pada pertandingan babak kedua, Osaka akan ditantang Danielle Collins.

Osaka yang saat ini menempati peringkat enam dunia, mematahkan servis Diyas pada game kesembilan sebelum memenangi set pembuka dan kemudian melaju untuk merebut empat game berturut-turut sebelum menutup pertandingan dengan kemenangan.

Pada pertandingan lain, juara Australia Terbuka Caroline Wozniacki mengalahkan petenis Swiss Belinda Bencic 6-2 6-3 sementara mantan petenis nomor satu dunia Garbine Muguruza dari Spanyol tidak menemui banyak kesulitan untuk mengatasi perlawanan petenis Rusia Ekaterina Makarova 6-0 6-4.

Petenis AS Madison Keys terpaksa menarik diri karena cedera lutut sebelum pertandingan melawan Anastasija Sevastova, sementara harapan tuan rumah Zhang Shuai mengalahkan unggulan ke-15 Elise Mertens 6-1 3-6 6-3 dan unggulan ketujuh Karolina Pliskova melaju melewati petenis Australia Samantha Stosur 6-4 6-4 .

Baca juga: Serena berselisih di final AS Terbuka, Osaka tidak merasa terganggu
 

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Cedera punggung, Halep mundur di putaran pertama China Terbuka

Beijing (ANTARA News) – Petenis nomor satu dunia Simona Halep terpaksa mundur pada putaran pertama turnamen China Terbuka pada Minggu setelah kondisi cedera punggungnya semakin parah.

Petenis asal Rumania itu mengalami cedera saat pertandingan di turnamen Wuhan Terbuka pekan lalu, di mana dia akhirnya tersingkir di putaran kedua setelah kalah straight set dari petenis Slovakia, Dominika Cibulkova.

Halep kehilangan set pertama dari petenis Tunisia Ons Jabeur 6-1 pada Minggu, sebelum dia akhirnya memutuskan tidak bisa lagi melanjutkan pertandingan tersebut. Dia mengatakan bahwa dirinya akan melakukan scan untuk menilai kondisi cederanya tersebut.

“Ada rasa sakit,” Halep menambahkan. “Saya tidak tahu persis apa itu … Saya akan menjalani MRI dan akan melihat bagaimana hasilnya. Saya hanya khawatir sekarang. Saya merasa sedih tidak bisa menyelesaikan pertandingan. Itu sebabnya saya berhenti, karena saya merasa akan semakin buruk jika saya melanjutkan.”

Sementara itu juara Wimbledon dan unggulan ketiga Angelique Kerber menundukkan petenis Prancis Kristina Mladenovic 6-2 6-2 untuk melaju ke putaran kedua.

Petenis Jerman itu memenangkan 77 persen servis pertamanya dan mencetak 17 kemenangan saat Mladenovic justru melemah menghadapi serangan agresifnya.

Juara bertahan Caroline Garcia selamat dari pertandingan maraton melawan petenis wildcard asal Cina Wang Yafan yang berlangsung selama lebih dari tiga jam untuk lolos ke babak kedua dengan kemenangan 7-6 (10) 6-7 (4) 6-3.

Garcia, yang juga juara bertahan di turnamen Wuhan Terbuka tetapi kalah dalam pertandingan pembukaannya Katerina Siniakova pekan lalu, mengatakan dia lega bisa terus melaju.

“Saya benar-benar sangat sedih setelah Wuhan,” tambah petenis putri Prancis itu. “Minggu lalu melawan Siniakova, saya pikir itu secara keseluruhan adalah pertandingan yang lebih baik, tetapi ternyata sama — saya bangkit tetapi saya tidak bisa menyelesaikannya. Saya senang sekarang saya menemukan jalannya.”

Petenis Amerika Sloane Stephens bangkit kembali setelah kehilangan tiebreak di set pertama untuk mengalahkan petenis Rusia Anastasia Pavlyuchenkova 6-7 (8) 6-4 6-4 pada pertandingan terakhir hari itu.

Stephens, juara AS Terbuka 2017, belum pernah memenangkan pertandingan di benua Asia sejak turnamen China Terbuka tahun 2015, tetapi berhasil menang dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam dan 53 menit itu.

Selanjutnya, untuk petenis Amerika itu adalah pertemuan dengan Cina Zheng Saisai, yang mengalahkan petenis Ukraina Dayana Yastremska 6-4 6-3 pada hari sebelumnya.

“Ini harus dihadapi satu per satu sekarang ini,” kata Stephens. “Terlalu menegangkan untuk dipikirkan, jadi saya hanya akan memikirkan satu pertandingan saja dalam satu waktu, dan selanjutnya melihat apa yang akan terjadi.”

Reuters/D011/

Baca juga: Simona Halep amankan tiket ke WTA Finals

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Nishioka taklukkan Herbert di final Shenzhen

Shenzhen (ANTARA News) – Petenis Jepang Yoshihito Nishioka menaklukkan Pierre-Hugues Herbert dari Prancis 7-5 2-6 6-4 untuk menjuarai tunggal putra turnamen tenis Shenzhen Terbuka, Minggu.

Trofi di Shenzhen, China, tersebut merupakan gelar ATP World Tour pertama yang dibukukan Yoshihito Nishioka dalam karirnya.

Kemenangan tersebut merupakan hasil dari jalan panjang Nishioka, peringkat 171 dunia, yang baru kembali berlaga pada Januari lalu setelah cedera ligament tahun lalu.

Peringkatnya juga bakal kembali naik ke 100 besar dalam daftar peringkat tunggal putra dunia yang akan dirilis ATP hari Senin.

Herbert membuat 12 ace, namun hanya 59 persen dari servis-servis pertamanya masuk dan Nishioka membuat servis kedua lawannya menjadi tertekan.

Setelah melewati pertandingan yang ketat di set pertama dan dapat mematahkan servis lawan pada awal set kedua, Nishioka mulai terlihat gugup ketika Herbert bangkit dan merebut tujuh game beruntun.

Pada set penentuan kedua pemain tampak imbang sebelum Nishioka mematahkan servis lawannya di game kelima.

Pemain Jepang itu dapat mengendalikan permainan dengan banyak bertahan di baseline sementara lawannya banyak bergerak.

Herbert terus memberi perlawannya, menyelamatkan empat match point, namun akhirnya tidak dapat bertahan pada match point kelima dan pertandingan dimenangi Nishioka dalam waktu dua jam 20 menit.

Reuters/T004

Baca juga: Siniakova raih gelar perdana di Shenzhen Terbuka

Baca juga: Radwanska juara di Shenzhen setelah kalahkan Riske

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Lewati Goffin, Murray ke perempat final Shenzhen Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Petenis Skotlandi, Andy Muray, melewati juara bertahan David Goffin 6-3, 6-4, demi melangkah ke perempat final turnamen Shenzhen Terbuka, Kamis (29/8).

Murray menganggap kemenangan yang diraihnya dalam 95 menit itu jadi penampilan terbaiknya sejak kembali mengayun raket usai menjalani operasi pinggul pada Januari lalu.

“Dalam hal memukul bola, saya merasa itu permainan terbaik saya, dan saya tahu harus memukul bola dengan sangat baik jika ingin menang,” kata Murray seperti dilansir Reuters.

Mantan petenis nomor satu dunia yang kini berusia 31 tahun itu meraih 15 ace dan mengkonversi lima dari delapan poin break untuk menajamkan catatan pertemuannya kontra Goffin jadi 6-0.

Baca juga: Murray/Mattek Sands menangi ganda campuran AS Terbuka

Baca juga: Puille kalahkan Murray di pertandingan pembukaan Cincinnati

Murray sebelumnya sempat mengumumkan bakal absen dari dua seri Master di Shanghai dan Paris bulan depan, dan memilih menutup penampilannya musim ini di Beijing pekan depan.

Namun, ia mengaku sangat menikmati bermain di Shenzhen Terbuka yang memiliki karakter permukaan lapangan cepat dalam penampilan ke-11-nya musim ini tersebut.

“Saya sangat menyukai kondisi pertandingan. Biasanya lembab dan lapangan sedikit lebih cepat dibandingkan yang biasanya kami mainkan dalam tur,” kata Murray.

“Kondisi favorit saya adalah lapangan cepat dengan bola lambat… sehingga saya bisa mengendalikan bola dengan baik di sini,” ujarnya menambahkan.

Di perempat final, Murray akan menghadapi petenis Spanyol Fernando Verdasco, yang juga dihadapinya pada putaran kedua AS Terbuka.

Verdasco mencapai perempat final usai mengalahkan petenis Jepang Taro Daniel 3-6, 6-2, 7-5.

Baca juga: Pliskova kalahkan Osaka di final Pan Pacific Terbuka

Baca juga: Djokovic petik resep juara dari Pegunungan Alpen

Penerjemah: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Pliskova kalahkan Osaka di final Pan Pacific Terbuka

Tokyo (ANTARA News) – Petenis Karolina Pliskova mengalahkan petenis favorit tuan rumah dan juara Amerika Serikat Terbuka Naomi Osaka 6-4, 6-4 pada final untuk memenangi gelar turnamen Pan Pacific Terbuka di Tokyo, Minggu.

Osaka seharusnya sangat percaya diri dan berada dalam bentuk permainan puncaknya memasuki pertandingan final tersebut dengan berbekal 10 kemenangan berutun. Tapi dia terlihat gelisan sepanjang pertandingan tersebut dan membuat Pliskova bisa meraih kemenangan mudah hanya dalam waktu satu jam.

Mantan petenis putri nomor satu dunia asal Ceko Pliskova memasuki pertandingan dengan telah menghabiskan 419 menit di lapangan sepanjang pekan ini, lebih lama dibanding pemain lainnya meskipun mendapat “bye” di babak pertama dan hampir dua kali lebih lama dibanding Osaka.

Tapi justru pemain asal Jepang itu yang terlihat lebih kelelahan dan Osaka, yang sebelumnya tidak pernah kehilangan set selama turnamen itu, melakukan serangkaian kesalahan sendiri dan tidak menunjukkan ketenangan dan kekuatan seperti ketika dia mengamankan gelar Grand Slam pertamanya beberapa waktu lalu.

Pliskova lebih dari bahagia mengambil keuntungan tersebut, memanfaatkan kesempatan dalam kedua set tersebut dan memenangi 11 poin terakhir untuk mengamankan gelar WTA keduanya.

Osaka kini kalah di final turnamen ini untuk kedua kalinya, setelah pada turnamen 2016 dia juga harus puas di posisi kedua.

Dengan meraih gelar tersebut, Pliskova juga mengambil langkah besar dalam upaya mengamankan tempatnya di turnamen penutup musim WTA Finals.

Pliskova saat ini menempati peringkat sembilan, sementara hanya delapan petenis terbaik yang bisa lolos turnamen yang akan digelar di Singapura itu. Kiki Bertens, yang saat ini berada di peringkat delapan, bertanding di final Korea Terbuka Minggu petang.
  Naomi Osaka memastikan langkah ke final Pan Pacific Terbuka setelah mengalahkan Camila Giorgi di Tokyo, Jepang, pada Sabtu (22/9). (twitter.com/WTA) Reuters/I015/T004)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Osaka melaju ke final Pan Pacific Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Juara AS Terbuka Naomi Osaka melangkah ke partai final turnamen Pan Pacific Terbuka usai menaklukkan petenis Italia Camila Giorgi dengan skor 6-2, 6-3 di Tokyo, Jepang, Sabtu.

Kemenangan Osaka di depan para penggemar tuan rumah merupakan kemenangan beruntun kesepuluhnya, dan ia terlihat sangat mantap untuk menuju partai puncak sejak melakukan serve pertamanya di pertandingan ini, demikian catatan pertandingan laman resmi tenis putra dunia (WTA).

Baca juga: Osaka tanpa kesulitan melaju ke semifinal Tokyo

Petenis 20 tahun itu, yang menjadi petenis tunggal asal Jepang pertama yang menjuarai Grand Slam di New York dua pekan silam, melepaskan delapan ace terhadap petenis peringkat 37 dunia Giorgi.

Osaka membawa energi dan kekuatan yang membuat dirinya mampu mengalahkan Serena Williams di partai puncak di Flushing Meadows dan, terbantu oleh delapan double fault Giorgi, menyelesaikan pertandingan dalam waktu 72 menit.

Ia selanjutnya akan berhadapan dengan petenis peringkat delapan dunia Karolina Pliskova, setelah petenis Ceko itu mengalahkan wakil Kroasia Donna Vekic dengan skor 6-2, 4-6, 6-3 pada pertandingan yang berlangsung selama lebih dari dua jam.

Pliskova menghabiskan lebih banyak waktu di lapangan dibandingkan para petenis lain meski mendapat bye di putaran pertama dan kembali harus memainkan laga yang panjang saat berhadapan dengan Vekic.

Mantan petenis peringkat satu dunia itu memulai laga dengan meyakinkan untuk memimpin 4-0 sebelum menyelesaikan set pertama dalam waktu kurang dari setengah jam.

Baca juga: Kemenangan Naomi Osaka dan bayang-bayang Serena Williams

Vekic, yang menyingkirkan dua petenis sepuluh besar dunia Sloane Stephens dan Caroline Garcia dalam perjalanannya ke empat besar, bangkit di babak kedua. Ia mampu pulih dari break yang didapatnya, balas mematahkan serve lawannya dan memenangi set kedua.

Pliskova terlihat kelelahan, namun mampu bekerja keras pada set ketiga dan kualitas pukulannya menjadi saksi untuk mematahkan kegigihan Vekic.

Petenis Ceko yang masih belum memastikan partisipasinya di WTA Finals di Singapura ini telah menghabiskan 420 menit di lapangan di Tokyo, berbanding 222 menit yang dicatatkan Osaka.

Pewarta:
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Osaka tanpa kesulitan melaju ke semifinal Tokyo

Tokyo (ANTARA News) – Juara AS Terbuka Naomi Osaka terus bersinar di depan para pendukungnya di Tokyo dalam turnamen Pan Pcific Terbuka, ketika ia memastikan melaju ke semifinal setelah melibas Barbora Strycova 6-3 6-4, Jumat.

Petenis berusia 20 tahun itu berlaga di ajang pertama dia sejak dia memenangi debut Grand Slam awal bulan ini dan tampaknya bakal sukses setelah dia tidak mengalami kecolongan satu set pun sejauh turnamen di Tokyo ini.

Osaka tampak lebih perkasa menghadapi Strycova dengan unggul awal 4-1 di set pertama lewat dominasi permainan servis gim dia, begitu juga pukulan forehand dia sangat kuat bagi petenis peringkat 25 dunia itu.

Baca juga: Naomi Osaka juara AS terbuka

Meskipun Strycova main bertahan, hasil tidak pernah meragukan ketika Osaka menyelesaikan pertandingan dalam waktu satu jam 35 menit.

Petenis Ceko itu sempat mengalahkan Osaka dalam dua pertemuan mereka tiga tahun lalu di Tokyo, namun sekarang petenis Jepang itu tampil beda pada Jumat itu, dan itu merupakan kemenangan kesembilan dia secara berturut-turut.

Dengan hasil kemenangan itu Osaka di semi final akan bertemu dengan petenis Italia Camila Giorgi pada Sabtu setelah Victoria Azarenka terpaksa harus mundur dari pertandingan perempat final melawan Giorgi karena cedera pada kedudukan unggul 5-3 di set pertama.

Masing-masing Osaka dab Giorgi belum pernah saling berhadapan sebelum kompetisi WTA. have never faced each other before in WTA competition.

Reuters/A020

Baca juga: Serena berselisih di final AS Terbuka, Osaka tidak merasa terganggu

Baca juga: Kemenangan Naomi Osaka dan bayang-bayang Serena Williams
 

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Tundukkan AS, Kroasia melaju ke final Piala Davis

Zadar, Kroasia (ANTARA News) – Borna Coric tampil tenang pada partai penentuan melawan Frances Tiafoe dan memastikan lolosnya Kroasia ke babak final turnamen tenis beregu putra dengan mengalahkan Amerika Serikat 3-2, Minggu.

Coric, 21, bangkit dari dua kali ketinggalan untuk menang atas Tiafoe 6-7(0) 6-1 6-7(11) 6-1 6-3.

Tim AS sendiri sempat membuka harapan ketika mereka dapat membalas dua kekalahan pada partai awal untuk menyamakan kedudukan 2-2.

Baca juga: AS ke semifinal Piala Davis setelah hantam Belgia

Sebelumnya Sam Querry dari AS mampu menghidupkan peluang dengan mengalahkan Marin Cilic 6-7(2) 7-6(6) 6-3 6-4.

Kroasia, yang lolos ke final Davis untuk kedua kalinya, akan berhadapan dengan Prancis, yang menyingkirkan Spanyol 3-2.

“Luar biasa, ini adalah momen spesial di hidup saya,” kata Coric usai pertandingan semifinal di Zadar, Kroasia itu.

Prancis yang memenangi semifinal di Lille, kini berhadap dapat membalas kekalahan dari Kroasia 2-3 di semifinal Davis 2016.

Reuters/T004

Baca juga: Australia menentang perombakan piala davis

Baca juga: Indonesia bertahan di Grup II Piala Davis

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Serena berselisih di final AS Terbuka, Osaka tidak merasa terganggu

Yokohama (ANTARA News) – Naomi Osaka menyatakan perselisihan Serena Williams dengan wasit pada final AS Terbuka tidak mengganggu perasaannya terkait dirinya yang menjadi juara turnamen Grand Slam itu, karena dia tidak tahu bagaimana semestinya bereaksi, kata petenis Jepang itu pada Kamis.

Kesuksesan Osaka di New York dibayang-bayangi perselisihan antara lawannya Williams dan wasit Carlos Ramos, yang membuat juara Grand Slam 23 kali itu diskors satu pertandingan dan didenda 17.000 dolar.

Di Flushing Meadows pada Minggu, petenis 20 tahun itu berurai air mata saat upacara pemberian hadiah namun saat ia kembali ke Jepang pada Kamis, ia mengatakan dirinya tidak sedih dengan insiden itu.

Baca juga: Naomi Osaka juara AS terbuka

“Bagi saya, saya tidak sedih karena saya tidak akan tahu apa yang semestinya saya rasakan,” ucapnya pada konferensi pers di Yokohama menjelang turnamen Pan Pacific yang akan dimulai pada Senin.

“Karena itu adalah final pertama saya dan kemenangan pertama saya di Grand Slam, secara keseluruhan saya merasa benar-benar gembira dan saya tahu bahwa saya meraih hal besar.”

“Saya tidak tahu apa yang saya pikirkan mengenai merasa sedih karena saya tidak punya pengalaman serupa di final Grand Slam lainnya.”

Salah satu final Grand Slam tenis paling kontroversial sepanjang masa dan memicu perdebatan mengenai seksisme di olahraga, yang dipicu pernyataan Williams bahwa Ramos tidak akan bersikap sama saat menghadapi petenis putra.

Sebagian besar kritik terhadap Williams dipusatkan terhadap bagaimana tindakannya merusak momen indah Osaka, yang bahkan meminta maaf karena mengalahkan petenis favorit tuan rumah kepada publik New York yang mencemooh Ramos.

Baca juga: Kemenangan Naomi Osaka dan bayang-bayang Serena Williams

Terkait kesuksesannya menjadi juara Grand Slam kategori tunggal dari negaranya untuk pertama kalinya, Osaka, yang merupakan putri dari ayah yang berasal dari Haiti dan ibu yang berasal dari Jepang, juga membantu menghadirkan gebrakan di Jepang ketika identitas birasialnya menjadi hal yang tidak biasa pada citra negara itu sebagai masyarakat homogen yang rasial.

Sikap publik perlahan berubah ketika masyarakat Jepang menjadi semakin terintegrasi dengan ekonomi global, dan munculnya lebih banyak pesohor berdarah campuran, khususnya di bidang olahraga, cukup membantu.

Untuk apa yang telah dilakukannya, Osaka tidak berpikir terlalu banyak mengenai bagaimana anggapan orang terhadap identitasnya.

“Bagi saya, saya hanyalah saya,” kata Osaka, ketika ditanyai apakah dirinya kini mewakili “Jepang gaya baru.”

“Saya tahu cara saya dibesarkan, orang-orang mengatakan kepada saya bahwa saya bersikap seperti orang Jepang maka saya rasa seperti itulah.”

“Namun jika Anda membicarakan mengenai tenis saya, menurut saya tenis saya tidak sangat (bergaya) Jepang.”

Osaka, yang saat ini menghuni peringkat ketujuh dunia, bertekad untuk lolos ke ajang WTA Finals di Singapura pada akhir musim.

Selain itu, terkait dengan namanya yang semakin populer, Osaka ingin menjadi teladan untuk anak-anak muda Jepang.

“Saya berpikir bagaimana jika anak-anak kecil menyaksikan dan mereka juga ingin bermain tenis,” ucapnya.

“Saya selalu berpikir bahwa Kei (Nishikori) merupakan teladan yang sangat bagus di sisi putra, dan saya berharap dapat menjadi sosok seperti itu untuk sisi putri.”

“Maka mudah-mudahan saya dapat menjadi teladan itu.”

Reuters/H-RF

Baca juga: Djokovic buyarkan impian Nishikori untuk capai final AS terbuka

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Setelah juarai AS Terbuka, Naomi Osaka jadi duta Nissan

Jakarta (ANTARA News) – Hanya beberapa hari setelah meraih gelar Grand Slam pertamanya, petenis Naomi Osaka ditunjuk sebagai duta merek terbaru Nissan.

Pengumuman ini dibuat di Markas Global Nissan di Yokohama, menandai salah satu penampilan pertama Osaka di Jepang sejak memenangi gelar pada 8 September.

Dipersenjatai dengan groundstroke yang kuat dan servis yang kuat, Osaka mencetak sejarah sebagai pemain Jepang pertama yang memenangi tunggal putri Grand Slam.

Lahir di Osaka dari seorang ibu Jepang dan ayah dari Haiti-Amerika, dia pindah ke AS ketika berumur 3 tahun dan menjadi pemain profesional tenis dengan membawa nama bendera Jepang.

“Minggu ini adalah mimpi yang menjadi nyata, dan saya merasa terhormat mewakili Jepang dan Nissan di panggung dunia,” kata Osaka dalam keterangan yang diterima Antara, Kamis.

“Saya tertarik untuk bermitra dengan Nissan karena DNA Jepangnya yang kuat dan semangat persaingan globalnya. Merek ini selalu menantang harapan, dan saya berharap untuk membawa visinya untuk mendorong kegembiraan ke khalayak baru di seluruh dunia,” tambah petenis berusia 20 tahun itu.

Sebagai bagian dari kemitraan, Osaka akan muncul dalam promosi dan iklan global untuk Nissan, dan Nissan akan mendukung kegiatannya sebagai pemain tenis, termasuk menyediakan kendaraan Nissan di tempat tujuan turnya.

“Dengan kombinasi dari keberanian dan sopan santun, Naomi Osaka tidak gentar menghadapi pemain-pemain tenis terbaik saat ini, dan menang,” kata Asako Hoshino, wakil presiden senior di Nissan Motor Co., Ltd.

“Ini adalah semangat yang sama. Kinerja yang telah diwujudkan Nissan sepanjang sejarah kita – dicontohkan baru-baru ini oleh Nissan LEAF, yang menantang peluang untuk menjadi kendaraan listrik terlaris di dunia. Dan seperti Naomi, Nissan baru saja dimulai,” paparnya.

Osaka saat ini tercatat sebagai pemain peringkat tujuh dunia per 10 September 2018.

Naomi Osaka, kelahiran 16 Oktober 1997, tinggal di Florida. Osaka menjadi pro pada tahun 2013 dan memenuhi syarat untuk kejuaraan tur Asosiasi Tenis Wanita pada usia 16 tahun, memulai debutnya di Bank of the West Classic di Stanford, California.

Pada tahun 2016, Osaka memenuhi syarat untuk memasuki turnamen Grand Slam pertamanya, Australia Terbuka, dan berhasil menembus ke babak ketiga.

Musim yang sama, ia juga mencapai putaran ketiga Perancis Terbuka dan AS Terbuka.

Pada Oktober 2016, dia menjadi runner-up di Toray Pan Pacific Open. Penampilannya tersebut membuatnya mendapatkan gelar WTA Newcomer of the Year.

Pada Maret 2018, ia menjadi wanita Jepang pertama yang memenangi turnamen kelas Premier Mandatory, yakni di tur WTA Indian Wells.

Pada 8 September 2018, Osaka menjadi pemain Jepang pertama yang memenangi tunggal putri Grand Slam.

Baca juga: Kemenangan Naomi Osaka dan bayang-bayang Serena Williams

Baca juga: Naomi Osaka juara AS terbuka

Baca juga: Osaka singkirkan Keys untuk mencapai final grand slam pertamanya

Pewarta: Monalisa
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

ITF dukung wasit ramos di AS Terbuka

London (ANTARA News) – Federasi Tenis Internasional (ITF) telah memberikan dukungannya kepada wasit asal Portugal Carlos Ramos yang Serena Williams disebut “pembohong” dan “pencuri” selama kekalahan terakhirnya petenis tersebut di AS Terbuka Naomi Osaka asal Jepang pada Sabtu.

Williams, yang sedang mencari gelar tunggal Grand Slam ke-24 yang menyamai rekor, diberi peringatan untuk pelanggaran pembinaan sebelum menimbulkan penalti untuk menghancurkan raketnya. Setelah menuduh Ramos sebagai “pencuri karena mencuri satu poin dari saya”.

Juara enam kali AS Terbuka, yang akhirnya kalah dalam pertandingan 6-2 6-4 didenda 17.000 dolar AS Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) atas ledekannya itu.

“Carlos Ramos adalah salah satu wasit paling berpengalaman dan dihormati dalam tenis. Keputusan Ramos sesuai dengan aturan yang relevan dan ditegaskan kembali keputusan AS Terbuka untuk mendampingi Serena Williams untuk tiga pelanggaran,” kata ITF dalam pernyataan pada hari Senin waktu setempat.

Ramos, 47, adalah satu-satunya wasit tenis aktif yang telah memimpin final tunggal putra di keempat Grand Slam. Dia juga berada di kursi untuk final tunggal putri di tiga dari empat pertandingan – Prancis Terbuka pada 2005, Wimbledon pada 2008 dan di Flushing Meadows pada Sabtu.

Dia menerima pujian dari ITF untuk profesionalisme di salah satu final Grand Slam paling kontroversial sepanjang masa.

“Dapat dimengerti bahwa insiden profil tinggi dan disesalkan ini akan memancing perdebatan,” tambah ITF.

“Pada saat yang sama, penting untuk diingat bahwa Tuan Ramos menjalankan tugasnya sebagai pejabat sesuai dengan buku peraturan yang relevan dan bertindak setiap saat dengan profesionalisme dan integritas.”

Dukungan ITF untuk Ramos datang setelah Asosiasi Tenis Wanita (WTA) menyatakan kekecewaan atas penanganan pertandingan dan rencana USTA untuk meninjau kembali kebijakan komunikasinya setelah serangkaian kontroversi yang menghambat.
  Naomi Osaka menjadi petenis Jepang pertama yang menjuarai Grand Slam setelah menang 6-2, 6-4 atas Serena Williams pada final AS Terbuka yang kontroversial pada Sabtu (Minggu 9 September 2018). (REUTERS)

Baca juga: Kemenangan Naomi Osaka dan bayang-bayang Serena Williams
Baca juga: Naomi Osaka juara AS terbuka
Baca juga: Osaka singkirkan Keys untuk mencapai final grand slam pertamanya

(Uu.T013)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kerber amankan posisi di WTA finals

Washington  (ANTARA News) – Mantan petenis peringkat satu dunia Angelique Kerber menjadi petenis kedua yang lolos ke turnamen penutup musim bulan depan, WTA Finals, di Singapura, demikian keterangan asosiasi tenis wanita dunia (WTA), Senin.

Kerber (30) yang memenangi gelar Grand Slam ketiga sepanjang kariernya di Wimbledon tahun ini, bergabung dengan petenis peringkat tertinggi Simona Halep, yang telah mengamankan tiketnya untuk ajang yang akan berlangsung pada Agustus.

“Saya punya banyak kenangan bermain di Singapura, khususnya mencapai final pada 2016 dan saya senang untuk kembali dan bermain di depan para penggemar yang luar biasa,” kata Kerber kepada laman resmi WTA.

Ini merupakan tahun kelima petenis peringkat tiga dunia itu lolos ke WTA Finals, yang akan berlangsung di SIngapore Sports Hub pada 21-28 Oktober.

Delapa petenis tunggal teratas di ajang berhadiah tujuh juta dolar itu akan saling berhadapan dengan format round-robin di mana sang pemenang akan membawa pulang Trofi Billie Jean King.

Sementara itu di nomor ganda peringkat teratas akan bersaing untuk Trofi Martina Navratilova .
 

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Djokovic petik resep juara dari Pegunungan Alpen

Jakarta (ANTARA News) – Petenis Serbia, Novak Djokovic, mengungkapkan resep keberhasilannya menjuarai dua titel turnamen Grand Slam dalam tiga bulan terakhir, yang ia temukan setelah  melakoni pendakian lima hari di Pegunungan Alpen dari jalur Prancis.

Pada Juni 2018, Djokovic bersama sang istri mendaki Gunung Sainte-Victoire, gunung yang dikenal sebagai sumber inspirasi seniman kenamaan Prancis, Paul Cezanne, dan sepulang dari sana hingga kini petenis berusia 31 tahun itu telah menggondol Kejuaraan Wimbledon dan Amerika Serikat Terbuka.

“Saya ingat satu momen ketika mendaki pegunungan itu. Pegunungan yang tinggi. Kami mencapai puncak setelah tiga jam,” kata Djokovic mengenang setelah memenangi turnamen AS Terbuka dengan mengalahkan Juan Martin Del Potro di New York, Minggu (9/9) setempat.

“Kami duduk dan melihat dunia dari perpektif itu, semacam menyuntikkan inspirasi dan motivasi baru,” ujarnya menambahkan.

Di atas puncak Gunung Sainte-Victoire, Djokovic mengaku ia banyak berpikir tentang tenis serta berbagai permasalahan yang dihadapinya dalam olahraga raket itu.

“Saya berpikir tentang tenis, tentang berbagai emosi yang ditimbulkan tenis lewat berbagai cara. Segalanya positif. Saya merasa mendapatkan nafas baru untuk olahraga ini,” katanya.

“Sisanya menjadi masa lalu, baik itu berbagai hasil, ataupun perasaan saya. Saya merasakan mendapat sebuah gelombang semangat yang terus berpancar sejak saat itu,” ujar Djokovic menambahkan.

Baca juga: Djokovic kalahkan del Potro untuk gelar Grand Slam ke-14

Baca juga: Djokovic buyarkan impian Nishikori untuk capai final AS terbuka

Sempat melewatkan paruh kedua 2017 lantaran dirundung masalah cedera sikut, Djokovic tampil di Kejuaraan Australia Terbuka sebelum menjalani operasi atas cederanya namun hasil buruk terus membayangi termasuk ketika ia akhirnya terhenti di perempat final Roland Garros (Kejuaraan Prancis Terbuka).

Udara Pegunungan Alpen rupanya menjadi titik balik, sebab setelah menghirupnya Djokovic melesat memenangi Wimbledon, turnamen pemanasan jelang AS Terbuka di Cincinnati, hingga akhirnya merengkuh Grand Slam ke-14 di New York, demi menempatkannya sebagai petenis dengan raihan terbanyak sepanjang sejarah.

“Saya hanya harus memutuskan keterhubungan dari dunia luar sejenak. Mengisolasi diri dan memandang dari perspektif berbeda. Sejak itu tenis menjadi begitu berbeda bagi saya. Dari segi hasil, saya memainkan final turnamen Queen’s, memenangi Wimbledon serta Cincinatti, dan kini menjuarai AS Terbuka,” kata Djokovic.

“Mungkin kami akan mendaki lagi secepatnya,” ujarnya sembari menyunggingkan senyum, demikian dilansir Reuters.

Sementara para pesaing beratnya mulai bergeletakan di New York, Djokovic tak membiarkan semangatnya kendur maupun upaya lawan untuk menyingkirkannya tercapai, demi menapaki jalan menuju gelar ketiganya di Flushing Meadows.

Kini Djokovic dalam jalur yang tepat untuk mendaki puncak lain, yakni klasemen petenis dunia, untuk kali pertama sejak terakhir kali menapaiknya pada Oktober 2016.

Djokovic mengaku bahwa dirinya pada Februari lalu tidak akan percaya bisa meraih berbagai gelar bergengsi tahun ini, namun menilai bahwa paceklik gelar yang dialaminya turut berperan membawanya kembali ke jalur yang benar.

“Saya belajar banyak tentang diri saya, tentang kesabaran, sesuatu yang tak pernah menjadi kekuatan saya. Namun pada saat bersamaan, hidup memperlihatkan saya bahwa hal-hal baik membutuhkan waktu untuk membangunnya, agar segala berjalan sesuai keinginan, demi membuatmu tetap berada di tengah, seimbang dan bertahan melewati segalanya,” kata Djokovic.

“Dua bulan terakhir sungguh luar biasa,” pungkasnya.

Baca juga: Kemenangan Naomi Osaka dan bayang-bayang Serena Williams

Baca juga: Naomi Osaka juara AS terbuka

Penerjemah: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Barty dan Vanderweghe bangkit untuk menangi gelar ganda putri

New York, 10/9 (Antara News) – Pasangan petenis Australia Ashleigh Barty dan CoCo Vandeweghe asal AS bangkit dari start buruk untuk mengalahkan Timea Babos/Kristina Mladenovic dengan skor 3-6, 7-6(2), 7-6(8) di final ganda putri AS Terbuka pada Minggu.

Ini merupakan gelar utama perdana bagi kedua petenis, yang tampil gagah berani pada set kedua dan ketiga dan memaksa lawannya melakukan 52 kesalahan sepanjang pertandingan.

Babos yang berasal dari Hungaria dan Mladenovic dari Prancis terlihat memegang kendali pada awal laga, namun Barty dan Vandeweghe menggagalkan sepuluh dari 14 break point yang mereka hadapi, demikian Reuters pada Minggu.

Pada tiebreak di set ketiga, Barty melepaskan pukulan winner backhand dan memaksa lawannya melakukan kesalahan saat mengembalikan bola service, sebelum double fault Mladenovic mengakhiri pertandingan dan membuat Vandeweghe merebahkan diri di lapangan sebelum disambut mitranya.

(Uu.SYS/C/H-RF/C/a032)

Baca juga: Kemenangan Naomi Osaka dan bayang-bayang Serena Williams

Pewarta:
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Djokovic kalahkan del Potro untuk gelar Grand Slam ke-14

Jakarta (ANTARA News) –  Petenis Serbia Novak Djokovic memenangi gelar Grand Slam ke-14, dan gelar ketiga AS Terbuka, dengan kemenangan 6-3, 7-6, 6-4 atas petenis Argentina Juan Martin del Potro, Minggu

Sepanjang pertandingan, Djokovic bermain dengan sabar. Ia lebih banyak melayani del Potro dengan pukulan slice, sebelum melakukan serangan balik yang mematikan.

Dalam pertandingan yang berlangsung selama tiga jam 16 menit itu, berulang kali petenis berjulukan “si badut” ini mengubah pertahanan menjadi serangan dengan kedalaman dan ketepatan yang tak henti-hentinya yang membuat pemain Argentina itu harus lebih sering bertahan di garis belakang.

Djokovic dengan demikian saat ini mengoleksi 14 gelar Grand Slam setelah sebelumnya menyabet gelar juara di Wimbledon, Inggris, pada Juli lalu.

Trofi tersebut adalah yang pertama bagi petenis 31 tahun ini sejak merengkuh gelar  Prancis Terbuka 2016.

Novak Djokovic sendiri sudah dua kali menjadi juara AS Terbuka. Babak final kali ini merupakan yang kedelapan kali bagi penggemar AC Milan tersebut pada kejuaraan AS Terbuka, menyamai catatan milik Sampras dan Ivan Lendl.

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Pelanggaran saat AS Terbuka, Williams didenda 17.000 dolar

New York (ANTARA News) – Serena Williams didenda 17.000 dolar karena melanggar kode-kode yang dilakukannya pada AS Terbuka, kata Asosiasi Tenis AS (USTA) pada Minggu.

Pada pertandingan Sabtu, di mana ia kalah 2-6, 4-6 dari petenis Jepang Naomi Osaka, Williams, yang melakukan pelanggaran pelatih dan penalti satu poin karena mematahkan raketnya sebelum argumentasi panas dengan wasit Carlos Ramos berakhir dengan ia kalah di gim itu.

Kantor wasit turnamen mendenda mantan petenis peringkat pertama dunia itu sebesar 10.000 dolar untuk “pelecehan verbal” terhadap Ramos, 4.000 dolar karena mendapat peringatan untuk kepelatihan, dan 3.000 dolar karena mematahkan raketnya.

Williams, yang mengincar gelar tunggal Grand Slam ke-24nya pada Minggu, memperlihatkan kemarahan pada pelanggaran-pelanggaran itu sepanjang pertandingan.

Ia menuntut Ramos meminta maaf karena memberinya “coaching violation” dan belakangan menyebut wasit sebagai “pencuri” karena memberinya “point penalty.”

Reuters/H-RF

Baca juga: Kemenangan Naomi Osaka dan bayang-bayang Serena Williams

Baca juga: AS Terbuka, Serena hadapi ujian berat lawan Pliskova

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kemenangan Naomi Osaka dan bayang-bayang Serena Williams

Jakarta (ANTARA News)- Naomi Osaka telah mencetak sejarah sebagai  petenis Jepang pertama yang menjuarai Grand Slam.

Ia merebut gelar AS Terbuka setelah mengalahkan idolanya, Serena Williams dengan skor 6-2, 6-4 pada final yang kontroversial, Sabtu (Minggu WIB).

Berhadapan dengan Serena Williams di final Grand Slam adalah mimpinya sejak kecil. Siapa sangka, di 2018 impian itu akhirnya terwujud. Tak hanya melawan idolanya itu, ia bahkan menang dari petenis berusia 36 tahun tersebut.

Akan tetapi, tidak ada kegembiraan yang meluap-luap dari Osaka kala tropi kemenangan dalam genggaman petenis berusia 20 tahun itu.

Momen kemenangannya seolah-olah hilang dalam kontroversi terkait pelanggaran Serena Williams di lapangan. Saat berdiri di podium untuk menerima piala dan hadiah senilai 3,8 juta dolar AS, Osaka hanya mendengar sorakan cemohan dari orang-orang yang marah kepada wasit asal Portugal Carlos Ramos yang berdiri di sampingnya.

Perempuan kelahiran Osaka, 16 Oktober 1997 itu pun langsung menarik topi visor-nya ke bawah matanya untuk menyembunyikan air matanya. Badannya terlihat terguncang karena menahan tangis. Serena yang berdiri di sisi kirinya langsung merangkul Osaka dan memohon kepada fans-nya yang kecewa agar menahan diri.

“Tolong jangan menyoraki lagi. Selamat Naomi! Jangan soraki lagi! Terima kasih kepada timku, kalian luar biasa”.

Osaka lalu mengangkat piala dengan senyuman yang kecut, alih-alih raut penuh kegembiraan.
  Naomi Osaka menjadi petenis Jepang pertama yang menjuarai Grand Slam setelah menang 6-2, 6-4 atas Serena Williams pada final AS Terbuka yang kontroversial pada Sabtu (Minggu 9 September 2018). (REUTERS)

Siapa Naomi Osaka?

Naomi Osaka baru berusia satu tahun ketika idolanya, Serena Williams, memenangkan Grand Slam pertamanya pada tahun 1999.

Naomi Osaka yang kini bertengger di peringkat 20 dunia menjadi pemain termuda yang berada di peringkat 20 besar.

Dia dilahirkan di Osaka dari seorang ibu asal Jepang dan ayahnya dari Haiti. Naomi telah tinggal di Florida bersama keluarganya sejak dia berusia tiga tahun.

Naomi Osaka tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk membawa namanya di arena Grand Slam sejak menjadi pemain profesional pada 2013 atau saat dia berusia 15 tahun.

Pada tahun 2017, Naomi Osaka membuat gebrakan di AS Terbuka dengan mengalahkan juara bertahan Angelique Kerber di babak pertama.

Setelah pertandingan itu, Osaka melanjutkan kesuksesannya di Indian Wells, mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia Maria Sharapova dan Karolina Pliskova serta unggulan teratas Simona Halep.

Dalam waktu kurang dari setahun, dia melesat dari nomor 68 ke 17 dunia.

Dia juga terkenal karena kejenakaannya baik di dalam maupun di luar lapangan.

Osaka telah lama menantikan untuk berhadapan dengan idolanya Serena Williams.

Setelah memenangkan semifinal, Osaka mengatakan dia senang akan melawan Serena.

“Ketika saya masih kecil, saya selalu bermimpi saya akan berhadapan dengan Serena di final Grand Slam,” katanya kepada BBC.

“Pada saat yang sama aku merasa seperti mimpi meskipun aku harus menikmati momen ini, aku masih harus memikirkan ini seperti pertandingan lainnya.”

Dalam wawancara pasca pertandingan setelah kemenangan semifinal, dia mengatakan semua yang dia pikirkan ingin menghadapi Serena.

“Mungkin ada pesan untuk Serena?” tanya pewawancara.

“Aku mencintaimu,” ujarnya.
  Juara tunggal putri AS terbuka Naomi Osaka. (USTA/Garrett Ellwood/www.usopen.org)

Meskipun kariernya sedang gemilang,  Osaka masih dianggap sebelah mata.

Naomi Osaka, yang kebetulan dilatih oleh mantan rekan latihan Williams, masih dilihat oleh komentator sebagai “underdog ” atau pemain yang tidak diperhitungkan.

Sebelum pertandingan, para ahli bertanya-tanya apakah Osaka bisa menangani tekanan final Grand Slam perdananya, terutama melawan Serena Williams, yang membidik rekor gelar tunggal Grand Slam ke-24 di hadapan ribuan penggemarnya.

Perbedaan usia mereka yang jauh juga menjadi kesenjangan kedua antara mereka.

Tapi Naomi tetap tenang. Dia mendominasi pertandingan dengan menghujamkan lebih banyak pukulan ace dan menguasai lapangan lebih baik daripada Williams.

Momen yang `direnggut`

Banyak yang mengkritik upacara penyerahan tropi, mengatakan momen Osaka dibayangi oleh kontroversi pertandingan dan cemohan banyak orang.

Pemain nomor empat Inggris Liam Broady men-tweet bahwa dia “tersakiti” atas Osaka.

Osaka menjadi emosional ketika mencoba menjelaskan kepada wartawan mengapa dia meminta maaf setelah pertandingan atas apa yang telah dia lakukan terhadap Serena Williams.

“Dia benar-benar ingin memiliki Grand Slam ke-24, kan? Semua orang tahu ini. Ada di iklan, di mana-mana,” kata Osaka saat membicarakan tentang Serena.

“Seperti, ketika saya melangkah ke lapangan, saya merasa seperti orang yang berbeda, bukan? Saya bukan sebagai penggemar Serena. Saya hanya pemain tenis yang melawan pemain tenis lain”.

“Tapi kemudian ketika aku memeluknya di antara net … Bagaimanapun, ketika aku memeluknya di net, aku merasa seperti anak kecil lagi.”
  Petenis Amerika Serikat Serena Williams mengangkat raketnya saat babak pertama tunggal wanita melawan petenis Swiss Belinda Bencic dalam turnamen tenis Australia Open di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Selasa (17/1/2017). (REUTERS/Jason Reed )

Serena Williams juga mengakui bahwa dia merasa buruk saat Osaka menangis ketika dia menangis.

“Aku tidak tahu. Aku merasa pada satu titik buruk karena aku menangis dan dia menangis,” katanya.

“Kau tahu, dia baru saja menang. Aku tidak yakin apakah mereka menangis bahagia atau mereka hanya menangis sedih karena momen itu,” ujar Serena.

“Saya merasa seperti, `Wow, ini bukan bagaimana perasaan saya ketika saya memenangkan Grand Slam pertama saya. Saya seperti,` Wow, saya pasti tidak ingin dia merasa seperti itu `.

“Ya, mungkin ini sisi ibu dalam diriku yang seperti itu, `Dengar, kita harus menarik diri bersama di sini`,” kata Serena seperti dilansir abc.net.au.

Baca juga: Naomi Osaka juara AS terbuka

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Murray/Mattek Sands menangi ganda campuran AS Terbuka

New York (ANTARA News) – Pasangan petenis Britania Jamie Murray dan petenis AS Bethanie Mattek-Sands merebut gelar ganda campuran AS Terbuka dengan kemenangan 2-6, 6-3, 11-9 atas pasangan Kroasia Nikola Mejtic dan Alicja Rosolska asal Polandia pada Minggu.

Kemenangan ini membuat Murray, yang pada tahun lalu memenangi gelar ini bersama Martina Hingis, menjadi orang pertama yang meraih gelar ganda campuran di AS Terbuka secara beruntun sejak Bob Bryan pada 2003/2004.

Hal ini juga menandai momen kejayaan Mattek-Sands, yang mengalami cedera lutut yang mengerikan di Wimbledon pada 2017.

“Kemenangan ini terasa sedikit emosional,” kata Mattek-Sands. “Menurut saya, saya melakukan pekerjaan yang benar-benar bagus sepanjang pertandingan, melakukannya dengan baik, dan hanya keluar ke lapangan dan bermain tenis.”

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Naomi Osaka juara AS terbuka

New York  (ANTARA News) – Naomi Osaka menjadi petenis Jepang pertama yang menjuarai Grand Slam setelah menang 6-2, 6-4 atas Serena Williams pada final AS Terbuka yang kontroversial pada Sabtu (Minggu WIB).

Kontroversi terjadi ketika Serena mengalami krisis setelah mendapatkan code violation karena mendapat instruksi dari pelatihnya.

Dengan Osaka mengendalikan permainan setelah memenangi set pertama, wasit asal Portugal Carlos Ramos membuat dongkol Williams ketika ia memberikan “code violation” kepada juara Grand Slam 33 kali itu di gim kedua set kedua, akibat pelatih Williams Patrick Mouratoglou memberikan sinyal-sinyal tertentu dari boks sang petenis.

Sederet tingkah laku buruk kemudian dilakukan Williams dan ia mendapatkan “point penalti” karena membanting raketnya sebelum kemudian diberikan “game penalty” saat tertinggal 3-4 setelah ia meluncurkan serangan verbal terhadap Ramos, menuduhnya sebagai “pembohong” dan “pencuri karena mencuri poin dari saya.”

“Game penalty” membuat Osaka memimpin 5-3 dan petenis Jepang berusia 20 tahun itu menjaga ketenangannya untuk mengukir kemenangan bersejarah.

Peringatan pelatih merupakan pemicu kemarahan pertama Williams, yang berteriak kepada Ramos bahwa dirinya adalah seorang ibu dan tidak akan pernah berbohong, dan menambahkan bahwa dirinya lebih memilih untuk kalah ketimbang berbohong.

Situasi kelihatannya telah kembali normal ketika Williams akhirnya mampu mematahkan servis Osaka untuk pertama kalinya untuk memimpin 3-1.

Namun , beberapa hal berada di luar kontrol ketika petenis Jepang 20 tahun itu balas mematahkan servis, membuat mantan petenis peringkat satu dunia itu membanting raketnya dan Ramos mengeluarkan point penalty.

Hal itu memicu kemarahan lain dari Williams yang diikuti game penalty, membuat para penonton mencemooh dan membuat petenis AS itu semakin marah.

Belakangan Mouratoglou mengakui bahwa dirinya berusaha untuk memberi instruksi kepada Williams dari tribun penonton dengan tangannya, namun menuding pelatih Osaka, Sascha Bajin, melakukan hal serupa.

“Saya jujur. Saya memberi instruksi,” kata Mouratoglou. “Saya pikir ia tidak melihatnya pada satu kesempatan.”

“Sascha juga memberi instruksi pada setiap poin.”

Akhir kontroversial itu membayang-bayangi apa yang semestinya menjadi momen indah bagi Osaka.

Berdiri di podium menanti untuk diberikan trofinya dan cek pemenang sebesar 3,8 juta dolar, Osaka hanya mendengar cemoohan ketika para penonton menyuarakan rasa frustrasi mereka terhadap Ramos, yang berdiri di tepi lapangan.

“Saya tahu semua orang mengejek dia dan saya menyesal ini harus berakhir seperti ini,” kata Osaka. “Saya hanya ingin berterima kasih kepada Anda yang menyaksikan pertandingan.”

“Selalu menjadi mimpi saya untuk bermain melawan Serena di final AS Terbuka. Saya benar-benar bersyukur dapat bermain melawan Anda.”

Hasil ini mencegah Williams menyamai rekor yang pernah ada yakni 24 gelar Grand Slam.
 

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Rahasia Christo/Aldila juara Asian Games 2018

Jakarta  (ANTARA News) – Pasangan petenis ganda campuran Indonesia Christopher Rungkat/Aldila Sutadji yang gemilang dalam Asian Games 2018 lalu di Palembang, memiliki rahasia untuk menjadi juara pesta olahraga empat tahunan Asia tersebut.

Rahasia tersebut diungkapkan oleh kedua pemain pada laman sosial media twitter milik Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) @tenis_indonesia yang dipantau di Jakarta, Minggu dinihari.

“Bersama Aldila, saya lebih leluasa, tidak terpaku harus bermain di depan atau belakang,” kata Christopher yang disebutkan oleh akun tersebut memilih sendiri berpasangan dengan Aldila di ganda campuran dalam Asian Games 2018 tersebut.

Bukan hanya Christopher, hal senada juga diungkapkan oleh Aldila yang baru pertama kali dipasangkan dengan Christopher pada Asian Games 2018 yang merupakan kejuaraan multi cabang tingkat Asia perdana dalam karirnya ini.

“Di Asian Games 2018, saya tak pernah berfikir akan kalah saat berpasangan dengan Christopher Rungkat,” ujar Aldila.

Pasangan Christopher/Aldila mengukir sejarah dengan menjadi juara nomor ganda campuran Asian Games 2018 sekaligus “pembuka puasa” gelar tenis Indonesia di ajang Asian Games selama 16 tahun.

Kepastian medali emas tersebut, didapatkan usai di partai final ganda campuran, Christopher/Aldila mampu menghentikan perlawanan pasangan Thailand Soncat Ratiwatana/Luksika Kukhum dalam pertarungan ketat yang berkesudahan 6-4, 5-7 [10-7].

Hasil itu melebihi target Pengurus Pusat Pelti yang mengincar medali perunggu di ajang empat tahunan ini. Atas prestasinya di Asian Games 2018, pasangan ini dihujani berbagai bonus hingga mencapai miliaran rupiah.

Selepas Asian Games 2018, kedua pemain ini “kembali bekerja” dengan mengikuti tur profesional mereka. Sementara Christopher akan turun berlaga di ATP Challenger China di Shanghai, Aldila akan terbang ke Australia untuk turut serta dalam Toowoomba ITF Pro Circuit. 

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Djokovic buyarkan impian Nishikori untuk capai final AS terbuka

New York (ANTARA News) – Petenis Serbia Novak Djokovic membuyarkan impian petenis Jepang Kei Nishikori untuk membuat sejarah setelah menaklukkan lawannya itu tiga set langsung 6-3, 6-4, 6-2 di semifinal AS Terbuka di New York, Sabtu.

Di final, Djokovic yang juara Wimbledon tahun ini, akan berhadapan dengan petenis Argentina Juan Martin Del Potro yang pada semifinal lainnya menyingkirkan Rafael Nadal yang terpaksa mengundurkan diri akibat cedera lutut pada set kedua.

Djokovic membuat Nishikori berada di bawah tekanan hampir sepanjang pertandingan, mencatat 17 peluang break point dan memenangi 80 persen poin melalui servis pertamanya untuk menang dalam waktu dua jam dan 23 menit.

Djokovic yang sudah dua kali juara di AS Terbuka, mencapai final untuk kedelapan kalinya di Flushing Meadows dan diunggulkan di urutan keenam tahun ini.

“Rasanya benar-benar menyenangkan,” kata Djokovic di pinggir lapangan usai pertandingan.

Permainan Nishikori mulai meningkat pada set kedua, dengan lebih banyak melakukan serangan di depan net, tetapi belum cukup untuk mengatasi permainan Djokovic.

“Saya pikir di saat-saat menentukan adalah saya berhasil menampilkan servis yang bagus, yaitu servis pertama. Bola pengembalian saya juga bagus,” kata Djokovic menambahkan.

“Saya terus menekan dia, mencoba untuk membuatnya terus berlari mengejar bola,” katanya.

Djokovic mendominasi dari baseline sementara penyebab utama kekalahan Nishikori adalah karena terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri, yaitu 51 kali.

“Dia bermain sangat solid di segala sisi, servis, pengembalian bola dan groundstroke. Tidak mudah menghadapinya,” kata Nishikori mengakui ketangguhan lawannya.

Djokovic tahun lalu terpaksa absen di turnamen ini karena cedera siku dan kembali bertanding tahun ini setelah menjalani operasi.

“Kemenangan ini jelas sangat berarti bagi saya, seperti juga bagi ribuan pemain tenis lain di seluruh dunia, saya mencoba menjadi yang terbaik yang saya bisa,” kata Djokovic.

Mengenai pertandingan final menghadapi Del Potro, juara pada 2009, Djokovic berujar: “Dia teman baik saya. Dia memiliki forehand keras, servis kencang…salah satu pemain dengan pukulan forehand terbaik yang pernah ada dalam sejarah tenis.”
 

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Osaka singkirkan Keys untuk mencapai final grand slam pertamanya

New York  (ANTARA News) – Naomi Osaka menaklukkan runner up tahun lalu Madison Keys dengan skor 6-2, 6-4, Kamis, untuk mencapai final Grand Slam pertamanya  di AS Terbuka dan menyiapkan pertemuan dengan idola masa kecilnya Serena Williams.

Osaka (20), yang merupakan petenis putri Jepang pertama yang mencapai final kategori tunggal di Grand Slam, harus berjuang lebih keras ketimbang yang terlihat di papan skor untuk dapat menyingkirkan unggulan ke-14 Keys, yang harus membayar “harga” karena tampil dengan naluri membunuh yang minim.

Petenis AS itu mendapatkan 13 peluang break point, namun Osaka mampu menggagalkan semuanya dan tampil jauh lebih tajam untuk mengonversi tiga dari empat peluang yang dimilikinya.

“Ini akan benar-benar buruk, namun saya hanya berpikir bahwa saya benar-benar ingin bermain melawan Serena,” kata Osaka saat diwawancari di lapangan. “Saya mencintai Anda (Serena). Saya mencintai semua orang.”

“Ini terasa sedikit tidak nyata,” tambahnya kepada para pewarta. “Bahkan ketika saya masih anak-anak, saya selalu bermimpi saya akan bermain melawan Serena di final Grand Slam.”

“Di saat yang sama saya seperti merasa saya semestinya menikmati momen ini, saya semestinya tetap berpikir ini seperti pertandingan lain. Saya semestinya tidak benar-benar memikirkan dia sebagai idola saya. Saya semestinya hanya berusaha untuk bermain dengan dia sebagai seorang lawan.”

Osaka memenangi gelar perdana pada kariernya di Indian Wells tahun ini namun tidak pernah mengalahkan Keys dalam tiga pertemuan sebelumnya, dan kalah dari petenis AS itu di Madison Keys pada 2016.

“Ini masih benar-benar aneh karena saya belum pernah mengalahkan Madison sebelumnya,” kata Osaka. “Ia benar-benar seorang petenis yang bagus… Menurut saya, saya sedikit terguncang dan gugup.”

Rasa gugup itu memuncak ketika petenis Jepang itu mendapati dirinya tertinggal 0-40 pada gim service keduanya, namun ia mampu menjaga ketenangan, bangkit untuk mencatatkan “deuce” dan menyelamatkan break point lainnya untuk menahan dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Peran yang berbalik

Peran-peran itu berbalik pada gim berikutnya.

Osaka mampu mendapatkan dua break point, dan meski Keys menggagalkan yang pertama, ia mampu memaksa petenis AS itu untuk melakukan kesalahan saat memukul forehand untuk unggul 3-2.

Petenis Jepang itu menggagalkan dua break point lain pada gim service berikutnya, dan kemudian permainan Keys yang merosot.

Petenis AS itu melakukan tiga unforced error ketika ia kalah pada servenya untuk kedudukan “love.” Osaka mendapati dirinya melakukan serve untuk menutup set dan ia menyelesaikan set itu dalam waktu 37 menit.

“Saya merasa jika saya dapat melakukan break, mungkin saya dapat bangkit,” tutur Keys. “Setiap kali saya mendapatkan break point, itu adalah ace atau winner atau sesuatu seperti itu (dari Osaka).”

“Anda terus berjuang… Kemudian dia datang dengan pukulan-pukulan itu, itu sulit… Anda berpikir, baik, ia akan mengendur pada suatu saat, namun ia tidak melakukannya, maka seluruh kredit untuk dia.”

Keys bangkit pada set kedua dengan determinasinya namun ia kehilangan servenya pada gim pertaam dengan unforced error ke-21nya di pertandingan ini.

Itu merupakan “tipping point” dan Osaka mengamankan kemenangan dalam waktu satu jam 26 menit dengan pukulan servicenya, tersenyum lebar ketika bola mengenai bingkai raket Keys dan menuju ke arah penonton.

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Tumbangkan Sevastova, Serena melaju ke final AS Terbuka

New York (ANTARA News) – Serena Williams mengalahkan Anastasija Sevastova 6-3 6-0 pada Kamis waktu setempat dan melangkah ke final final AS Terbuka untuk merebut satu gelar lagi dan menyamai rekor Margaret Court dengan 24 gelar juara Grand Slam.

Dalam pertandingan yang berlangsung di lapangan Arthur Ashe Stadium ini, Williams tinggal menunggu lawan dari pemenang partai semifinal lainnya antara Jepang Naomi Osaka dan Amerika Madison Keys, yang kalah pada final AS Terbuka tahun lalu dari Sloane Stephens.
  Arsip. Petenis Amerika Serikat Madison Keys berteriak di babak ketiga permainan melawan petenis Rusia Evgeniya Rodina pada turnamen tenis Wimbledon di All England Lawn Tennis and Croquet Club di London, Inggris, Jumat (6/7/2018). ANTARA (REUTERS/Toby Melville)

Selama tujuh bulan dan tujuh turnamen Williams tak berkompetisi menyusul kelahiran anak pertamanya. Williams kembali pada penampilan terbaik dan hanya membutuhkan waktu 66 menit untuk mengalahkan petenis asal Latvia unggulan 19 itu dan mencapai final Grand Slam ke-31.

Jika mampu merebut kemenangan pada laga final Sabtu, William yang berusia 36 tahun ini akan meraih gelar AS Terbuka ketujuh, dan menumbangkan rekor Chris Evert yang mengoleksi kemenangan enam kali juara AS Terbuka.

(Reuters/T009/E009)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Petenis Kristo Sumbang Sebagian Bonus Untuk Korban Gempa Lombok

Jakarta (ANTARA News) – Petenis peraih medali emas Asian Games 2018 Christopher Rungkat menyisihkan sebagian dari bonus yang diterima dari produk minuman isotonik Pocari Sweat kepada korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saya berterima kasih atas penghargaan dari Pocari Sweat. Untuk itu, saya ingin memberikan sebagian rezeki itu untuk warga yang menjadi korban bencana gempa di Lombok,” kata Christopher saat prosesi penyerahan bonus di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut, pria yang lebih akrab disapa Kristo itu mengungkapkan donasi tersebut juga merupakan bentuk rasa terima kasih kepada warga Lombok yang telah mendukung perjuangannya selama perhelatan Asian Games 2018.

“Saya sangat bersyukur atas hadiah atau penghargaan itu. Terima kasih kepada warga Lombok yang telah mendukung perjuangan saya dalam ajang Asian Games 2018. Saya ingin balas budi melalui donasi itu,” ujar Kristo.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka Roy Sparingga menuturkan ada lagi satu atlet yang menerima penghargaan dari Pocari Sweat, yaitu pebulu tangkis Jonatan Christie atau Jojo yang juga meraih medali emas dalam Asian Games 2018.

Dia mengatakan penghargaan tersebut diberikan karena menurut penilaian pihaknya, kedua atlet itu memiliki jiwa pekerja keras dan selalu mau berusaha pantang menyerah untuk meraih prestasinya masing-masing.

“Kami juga menghargai Kristo dan Jojo karena mereka berdua bersedia menyisihkan sebagian dari hadiah uang tunai yang diterimanya itu untuk warga korban bencana gempa di Lombok,” tandas Roy.

Kristo dan Jojo sama-sama menerima hadiah berupa uang tunai senilai Rp100.000.000 dari Pocari Sweat.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari pihak Pocari Sweat, Jojo dikabarkan tidak dapat menghadiri acara penyerahan penghargaan itu karena ada kegiatan lain. Namun, Jojo tetap mengucapkan terima kasih kepada produk minuman isotonik tersebut dan akan menyumbangkan sebagian dari bonus tersebut kepada para korban bencana gempa di Lombok. 

Baca juga: Aldila/Christopher sumbang emas tenis untuk Indonesia

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018